Kodam Jaya Kerahkan Batalyon Tempur untuk Berantas Begal di Jakarta
Patroli Gabungan Diperkuat
Bataranews– Kodam Jaya menegaskan komitmennya mendukung Polda Metro Jaya dalam memberantas aksi begal dan kejahatan jalanan yang belakangan meresahkan masyarakat.
Kapendam Jaya Letkol Arh Noor Iskak mengatakan patroli gabungan TNI-Polri selama ini sudah berjalan dari tingkat bawah hingga wilayah. Kini patroli tersebut diperkuat dengan tambahan personel dari batalyon tempur.
Menurutnya, langkah ini dilakukan sebagai bentuk sinergi antara TNI dan Polri untuk menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.
Batalyon Tempur Diturunkan
Selain personel kewilayahan seperti Koramil dan Kodim, Kodam Jaya juga melibatkan satuan batalyon tempur guna menambah kekuatan patroli di lapangan.
“Kami juga melibatkan satuan Batalyon Tempur untuk mem-backup dan menambah personel kegiatan patroli,” ujar Noor Iskak.
Kehadiran personel tambahan tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menekan angka kriminalitas di kawasan rawan begal.
Fokus Pengamanan Kawasan Rawan
Patroli gabungan nantinya akan difokuskan di titik-titik rawan kejahatan, terutama pada malam hingga dini hari. Aparat akan meningkatkan pengawasan di jalan-jalan yang selama ini sering menjadi lokasi aksi kriminal.
Kodam Jaya menilai keamanan bukan hanya tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab bersama seluruh unsur negara.
“Harapannya bisa memberikan rasa aman dan sebagai wujud kehadiran negara dalam melindungi masyarakat,” katanya.
Komitmen Dukung Pengamanan
Kodam Jaya memastikan dukungan terhadap kegiatan pengamanan yang dilakukan Polda Metro Jaya akan terus berjalan selama dibutuhkan.
Langkah pengerahan batalyon tempur ini juga menjadi bentuk keseriusan aparat dalam merespons keresahan masyarakat terkait meningkatnya aksi begal dan kejahatan jalanan.
Kesimpulan
Pengerahan batalyon tempur oleh Kodam Jaya menunjukkan upaya serius TNI-Polri dalam menjaga keamanan Jakarta dari aksi begal dan kriminalitas jalanan. Dengan patroli gabungan yang diperkuat, masyarakat diharapkan dapat merasa lebih aman saat beraktivitas, terutama pada malam hari.
