-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Nadiem Makarim Disorot Lagi, Praktisi Pendidikan Bela Langkah Kejaksaan

Mei 19, 2026 Last Updated 2026-05-19T10:53:10Z



Bataranews– Kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook yang menyeret Nadiem Makarim kembali memicu perdebatan di media sosial. Praktisi pendidikan Iman Zanatul Haeri menilai penegakan hukum dalam kasus ini penting untuk menjaga integritas dunia pendidikan.


Kritik terhadap Narasi Pembelaan


Iman menyoroti banyaknya pembelaan terhadap Nadiem di media sosial yang menyebut kasus tersebut sebagai kriminalisasi terhadap inovasi.


Menurutnya, penanganan kasus oleh Kejaksaan Agung harus dipandang sebagai upaya penegakan hukum, bukan serangan terhadap gagasan digitalisasi pendidikan.


Soroti Kebijakan Digitalisasi


Ia menilai kebijakan pengadaan Chromebook pada masa Nadiem terlalu memaksakan penggunaan sistem tertentu di sekolah.


Menurut Iman, kebijakan pendidikan seharusnya berangkat dari kebutuhan murid dan guru, bukan menjadi ruang eksperimen pasar teknologi.


Persoalkan Kondisi Lapangan


Iman menilai kebijakan teknologi bernilai besar terasa tidak sejalan dengan kondisi sekolah di banyak daerah yang masih menghadapi persoalan dasar.


Ia menyinggung fasilitas sekolah yang belum memadai serta kesejahteraan guru honorer yang masih menjadi masalah utama.


Tanggung Jawab Pimpinan


Dalam pandangannya, seorang menteri sebagai pemegang otoritas tertinggi harus bertanggung jawab atas kebijakan yang dijalankan.


Ia menilai proses hukum terhadap mantan pejabat tinggi merupakan konsekuensi dari prinsip akuntabilitas publik.


Kesimpulan


Kasus Chromebook menjadi sorotan luas karena menyangkut anggaran besar di sektor pendidikan. Sejumlah kalangan berharap proses hukum berjalan tuntas agar kebijakan pendidikan ke depan lebih berpihak pada kebutuhan sekolah dan guru.