-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pengendara Pemula Wajib Tahu, Cara Aman Mengerem Saat Darurat

Mei 17, 2026 Last Updated 2026-05-17T11:48:03Z



Human Error Masih Dominasi Kecelakaan Motor


Bataranews– Kecelakaan sepeda motor masih menjadi persoalan serius di Indonesia, dengan kesalahan manusia atau human error sebagai penyebab utama. Tingginya penggunaan sepeda motor sebagai transportasi harian membuat risiko kecelakaan terus meningkat.


Berdasarkan data Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia, sebanyak 76 persen kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor. Kondisi ini menunjukkan masih banyak pengendara yang belum memahami teknik berkendara yang aman, terutama saat situasi darurat.


Teknik Pengereman yang Tepat Sangat Penting


Suzuki mengingatkan pentingnya menguasai teknik pengereman sebagai langkah utama mencegah kecelakaan. Pengendara disarankan menjaga posisi motor tetap lurus saat mengerem agar ban memperoleh traksi maksimal.


Selain itu, postur berkendara juga harus diperhatikan. Duduk tegak, rileks, dan posisi tangan yang stabil dinilai membantu pengendalian motor saat harus melakukan pengereman mendadak.


Jangan Panik Saat Situasi Darurat


Saat menghadapi kondisi mendadak di jalan, pengendara diminta tidak panik. Teknik yang disarankan adalah mengerem secara bertahap, dimulai dari rem depan lalu diikuti rem belakang dengan interval konstan.


Cara ini membantu motor melambat secara stabil, mencegah roda terkunci, serta mengurangi risiko tergelincir. Pengendara juga perlu memahami waktu respons saat melihat potensi bahaya di depan.


Jarak Aman dan Kondisi Tubuh Jadi Faktor Penting


Menjaga jarak aman menjadi kunci lain dalam berkendara. Jarak ideal disesuaikan dengan kecepatan, misalnya 30 meter saat melaju 30 km/jam dan 80 meter saat 80 km/jam.


TMC Polda Metro Jaya menilai jarak aman memberi waktu cukup bagi pengendara untuk mengambil keputusan dan melakukan pengereman dengan tepat.


Selain itu, kondisi fisik pengendara juga wajib prima. Kelelahan dan kantuk dapat memperlambat respons, sehingga risiko kecelakaan meningkat.


Pemeriksaan Motor Harus Rutin Dilakukan


Pemeriksaan ringan sebelum berkendara juga tidak boleh diabaikan. Pengendara disarankan mengecek fungsi rem depan dan belakang, serta memastikan kondisi ban masih layak digunakan.


Servis berkala di bengkel resmi juga penting agar performa kendaraan tetap optimal, terutama pada komponen keselamatan seperti rem dan ban.


Kesimpulan


Teknik pengereman yang benar, menjaga jarak aman, serta kondisi fisik yang baik menjadi langkah penting untuk menekan angka kecelakaan motor. Kesadaran berkendara aman tetap menjadi kunci utama mengurangi human error di jalan raya.