-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

5 Kebiasaan Sepele Setelah Makan yang Bisa Memicu Asam Lambung Naik, Jangan Dianggap Remeh

Juni 28, 2026 Last Updated 2026-06-28T08:04:28Z



5 Kebiasaan Sepele Setelah Makan yang Bisa Memicu Asam Lambung Naik, Jangan Dianggap Remeh


Bataranews– Perut terasa begah, dada panas, atau tenggorokan seperti dipenuhi rasa asam setelah makan sering dikaitkan dengan jenis makanan tertentu. Namun, bukan hanya makanan pedas atau berminyak yang menjadi penyebab. Sejumlah kebiasaan yang dilakukan setelah makan juga dapat meningkatkan risiko asam lambung naik tanpa disadari.


Jika dilakukan berulang kali, kebiasaan tersebut dapat memicu rasa tidak nyaman hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Berikut lima kebiasaan setelah makan yang sebaiknya dihindari agar kesehatan lambung tetap terjaga.


Langsung Berbaring Setelah Makan


Banyak orang memilih rebahan setelah makan karena merasa kenyang atau lelah. Padahal, posisi tubuh yang langsung mendatar dapat mempermudah cairan asam lambung naik ke kerongkongan sehingga memicu sensasi panas di dada maupun rasa asam di mulut.


Sebaiknya beri jeda sekitar dua hingga tiga jam sebelum berbaring atau tidur. Selama menunggu, lakukan aktivitas ringan seperti berjalan santai agar proses pencernaan berlangsung lebih optimal.


Minum Terlalu Banyak Setelah Makan


Minum air putih memang penting, tetapi mengonsumsi dalam jumlah sangat banyak sekaligus setelah makan dapat membuat lambung terasa penuh. Kondisi ini dapat meningkatkan tekanan di dalam lambung sehingga pada sebagian orang memicu naiknya asam lambung.


Tetaplah memenuhi kebutuhan cairan, namun minumlah secara bertahap agar lambung memiliki ruang untuk mencerna makanan dengan lebih nyaman.


Melakukan Aktivitas Berat


Olahraga intens atau mengangkat beban berat sesaat setelah makan bukan pilihan yang tepat. Aktivitas tersebut dapat meningkatkan tekanan pada area perut sehingga memicu rasa begah, mual, maupun sensasi panas akibat asam lambung yang naik.


Sebagai gantinya, pilih aktivitas ringan terlebih dahulu hingga proses pencernaan berlangsung lebih baik.


Makan Terlalu Banyak Hingga Kekenyangan


Mengonsumsi makanan dalam porsi berlebihan membuat lambung bekerja lebih keras. Lambung yang terlalu penuh akan meningkatkan tekanan di dalamnya sehingga risiko asam lambung naik menjadi lebih besar.


Makanlah secukupnya dan berhenti sebelum terlalu kenyang agar sistem pencernaan tidak terbebani.


Mengonsumsi Kopi atau Minuman Pemicu Setelah Makan


Bagi sebagian orang, secangkir kopi setelah makan menjadi kebiasaan sehari-hari. Namun, kandungan kafein dan senyawa tertentu dalam kopi dapat memicu keluhan asam lambung pada orang yang sensitif.


Jika sering mengalami dada terasa panas atau perut tidak nyaman setelah minum kopi, cobalah mengurangi frekuensi konsumsi atau menggantinya dengan minuman yang lebih ramah bagi lambung.


Dampak dan Cara Mencegah Asam Lambung Naik


Asam lambung yang sering kambuh dapat mengganggu kualitas hidup karena menyebabkan rasa tidak nyaman, mual, hingga nyeri di dada. Oleh karena itu, menjaga pola makan dan menghindari kebiasaan yang memicu refluks menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan setiap hari.


Selain memilih makanan yang sesuai, memberi waktu bagi lambung untuk mencerna makanan sebelum berbaring, menjaga porsi makan, serta membatasi konsumsi minuman pemicu dapat membantu mengurangi risiko keluhan.


Kesimpulan


Menjaga kesehatan lambung tidak hanya bergantung pada jenis makanan yang dikonsumsi, tetapi juga kebiasaan setelah makan. Menghindari rebahan, tidak makan berlebihan, membatasi kopi, mengatur konsumsi air, dan menunda aktivitas berat merupakan langkah sederhana yang dapat membantu mencegah asam lambung naik serta menjaga pencernaan tetap nyaman setiap hari.