-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Arteta Ungkap Alasan Gabriel Jadi Algojo Penalti, Arsenal Gagal Raih Trofi Liga Champions

Juni 01, 2026 Last Updated 2026-06-01T11:54:40Z



Bataranews– Arsenal harus mengubur impian meraih gelar Liga Champions setelah kalah 4-3 melalui adu penalti. Salah satu momen yang paling disorot adalah kegagalan Gabriel Magalhães dalam mengeksekusi tendangan penalti penentuan.


Gabriel Sukarela Ambil Penalti Kelima


Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengungkapkan bahwa Gabriel secara sukarela meminta menjadi penendang penalti kelima. Keputusan tersebut diambil karena beberapa eksekutor utama Arsenal sudah tidak berada di lapangan saat pertandingan memasuki adu penalti.


Menurut Arteta, tim telah mempersiapkan berbagai skenario, termasuk kemungkinan adu penalti setelah perpanjangan waktu. Namun, tekanan besar di laga final membuat situasi berbeda dibandingkan saat latihan.


"Dia ingin mengambil tendangan kelima. Kami sudah mempersiapkan momen itu, tetapi dalam pertandingan besar semuanya bisa berbeda," ujar Arteta.


Rice Bela Gabriel dan Eze


Gelandang Arsenal, Declan Rice, langsung memberikan dukungan kepada Gabriel dan Eberechi Eze yang gagal menuntaskan tugas dari titik putih.


Rice menegaskan bahwa keduanya tidak layak dijadikan kambing hitam atas kekalahan tim. Menurutnya, kontribusi mereka sepanjang musim sangat besar dan membantu Arsenal meraih gelar Liga Premier yang telah lama dinantikan.


Ia juga menyebut kegagalan penalti merupakan bagian dari sepak bola yang bisa dialami siapa saja, termasuk pemain terbaik dunia.


Arteta Enggan Salahkan Wasit


Selain adu penalti, Arteta sempat menyoroti beberapa keputusan wasit selama pertandingan. Salah satunya adalah tekel keras terhadap Noni Madueke pada menit-menit akhir yang tidak berbuah hukuman.


Meski demikian, pelatih asal Spanyol itu menolak menjadikan keputusan wasit sebagai alasan utama kekalahan. Ia menegaskan Arsenal harus mampu bermain lebih baik dan meningkatkan performa jika ingin meraih hasil yang lebih baik di masa depan.


"Kami harus bermain lebih baik dan menemukan cara untuk mendapatkan hasil yang kami inginkan," tegas Arteta.


Arsenal Tetap Rayakan Gelar Liga


Meski gagal mengangkat trofi Liga Champions, Arsenal tetap memiliki alasan untuk merayakan musim yang bersejarah. Klub London tersebut berhasil mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun untuk kembali menjuarai Liga Premier.


Arteta mengaku bangga terhadap perjuangan para pemain dan berterima kasih kepada para pendukung yang terus memberikan dukungan sepanjang musim.


Ia menilai hubungan antara tim dan suporter semakin kuat setelah melalui berbagai tantangan dan momen emosional selama perjalanan kompetisi tahun ini.


Kesimpulan


Kegagalan Arsenal di final Liga Champions menyisakan kekecewaan mendalam, terutama setelah kalah lewat adu penalti. Namun, Arteta dan para pemain memilih untuk tidak mencari kambing hitam. Dengan keberhasilan menjuarai Liga Premier dan dukungan besar dari suporter, Arsenal tetap menutup musim dengan banyak hal positif untuk dibanggakan.