-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Jangan Sepelekan Air Mentah, Ini 5 Bahaya Kesehatan yang Mengintai Jika Dikonsumsi Setiap Hari

Juni 12, 2026 Last Updated 2026-06-12T03:35:48Z



Bataranews– Air merupakan kebutuhan utama tubuh yang berperan penting dalam menjaga fungsi organ, mengatur suhu tubuh, hingga membantu proses metabolisme. Namun, tidak semua air yang terlihat jernih aman untuk dikonsumsi.


Air mentah yang belum melalui proses pengolahan atau perebusan berisiko mengandung bakteri, virus, parasit, hingga zat berbahaya yang dapat memicu berbagai gangguan kesehatan.


Bisa Menyebabkan Diare dan Infeksi Saluran Cerna


Salah satu risiko paling umum dari mengonsumsi air mentah adalah infeksi saluran pencernaan. Air yang terkontaminasi dapat mengandung bakteri seperti E. coli dan Salmonella serta parasit Giardia.


Mikroorganisme tersebut dapat menyebabkan diare, mual, muntah, sakit perut, hingga dehidrasi jika tidak segera ditangani.


Berisiko Menularkan Hepatitis A


Selain bakteri, air mentah juga dapat menjadi media penyebaran virus berbahaya seperti hepatitis A dan norovirus.


Hepatitis A dapat mengganggu fungsi hati dan menyebabkan tubuh mudah lelah dalam waktu lama. Sementara norovirus dikenal sebagai penyebab muntah dan diare akut yang dapat menyerang secara tiba-tiba.


Ancaman Logam Berat yang Tidak Terlihat


Air dari sumber yang tidak terjamin kebersihannya, seperti sumur atau sungai, berpotensi mengandung logam berat seperti timbal, arsenik, dan kadmium.


Paparan logam berat dalam jangka panjang dapat menyebabkan gangguan perkembangan anak, kerusakan organ vital, gangguan saraf, hingga meningkatkan risiko penyakit kronis tertentu.


Dapat Menyebabkan Penyakit Tropis


Air yang tercemar limbah atau kotoran manusia juga dapat menjadi sumber penyebaran penyakit tropis seperti kolera, tifus, dan disentri.


Penyakit tersebut umumnya menyerang daerah dengan sanitasi yang kurang baik dan dapat menimbulkan gejala berat yang memerlukan penanganan medis segera.


Anak-anak dan Lansia Lebih Rentan


Kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi akibat mengonsumsi air mentah.


Sistem kekebalan tubuh yang lebih lemah membuat mereka lebih mudah terkena infeksi dan gangguan kesehatan serius dibandingkan orang dewasa yang sehat.


Cara Aman Mengonsumsi Air Minum


Untuk mengurangi risiko penyakit, masyarakat disarankan selalu memastikan air minum telah melalui proses pengolahan yang baik. Air sebaiknya direbus hingga mendidih sebelum dikonsumsi.


Selain itu, penggunaan filter air atau alat sterilisasi ultraviolet dapat membantu meningkatkan kualitas air. Penyimpanan air minum dalam wadah bersih dan tertutup juga penting untuk mencegah kontaminasi ulang.


Kesimpulan


Meski terlihat jernih, air mentah tidak selalu aman untuk diminum. Kandungan bakteri, virus, parasit, hingga logam berat dapat memicu berbagai penyakit berbahaya. Karena itu, memastikan air telah direbus atau diolah dengan benar menjadi langkah sederhana namun penting untuk menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga.