-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Kenali Gejala Stroke Sejak Dini, Setiap Menit 1,9 Juta Sel Otak Bisa Mati

Juni 21, 2026 Last Updated 2026-06-21T11:51:26Z



Bataranews– Stroke masih menjadi salah satu penyakit paling mematikan di dunia, termasuk di Indonesia. Kondisi ini terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu atau terhenti sehingga sel-sel otak tidak mendapatkan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan.


Tanpa pasokan oksigen, sel-sel otak dapat mulai rusak dan mati hanya dalam hitungan menit. Karena itu, mengenali gejala stroke sejak dini dan segera mendapatkan pertolongan medis menjadi langkah yang sangat penting.


Setiap Menit Jutaan Sel Otak Mati


Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), sekitar 1,9 juta sel otak dapat mati setiap menit saat seseorang mengalami stroke.


Penyakit ini juga menjadi penyebab utama disabilitas dan penyebab kematian terbesar kedua di dunia. Di Indonesia, stroke menempati posisi pertama sebagai penyebab kecacatan dan kematian dengan angka kecacatan mencapai 11,2 persen serta kematian sebesar 18,5 persen.


Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 mencatat angka kejadian stroke mencapai 8,3 per 1.000 penduduk.


Selain berdampak pada kesehatan, stroke juga menjadi salah satu penyakit dengan biaya pengobatan tertinggi. Pada tahun 2023, biaya penanganan stroke di Indonesia mencapai Rp5,2 triliun dan berada di urutan ketiga setelah penyakit jantung dan kanker.


Gejala Stroke yang Harus Diwaspadai


Gejala stroke dapat muncul secara tiba-tiba dan sering kali menyerang satu sisi tubuh. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:


Kelumpuhan pada anggota tubuh

Mati rasa atau kelemahan pada wajah, lengan, atau kaki di satu sisi tubuh

Kesulitan berbicara atau memahami pembicaraan

Bicara pelo

Kebingungan atau tidak responsif

Perubahan perilaku secara mendadak

Gangguan penglihatan seperti buram atau penglihatan ganda

Kesulitan berjalan

Hilang keseimbangan dan koordinasi tubuh

Pusing mendadak

Sakit kepala hebat tanpa penyebab yang jelas

Kejang

Mual dan muntah


Jika gejala-gejala tersebut muncul, penderita harus segera mendapatkan penanganan medis untuk meminimalkan kerusakan otak yang lebih luas.


Faktor Risiko Stroke


Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena stroke meliputi:


Pola makan tinggi garam dan lemak

Kurangnya aktivitas fisik

Konsumsi alkohol berlebihan

Kebiasaan merokok

Riwayat keluarga dengan stroke

Bertambahnya usia

Tekanan darah tinggi

Kolesterol tinggi

Diabetes


Faktor-faktor tersebut dapat memperbesar kemungkinan terjadinya penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah di otak.


Cara Mencegah Stroke


Para ahli memperkirakan sekitar 82 hingga 90 persen kasus stroke sebenarnya dapat dicegah melalui perubahan gaya hidup yang lebih sehat.


Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain:


Berhenti merokok

Membatasi konsumsi minuman beralkohol

Menjaga berat badan ideal

Rutin berolahraga

Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang

Mengontrol tekanan darah dan kadar kolesterol

Melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala


Dengan menerapkan pola hidup sehat dan mengenali gejala stroke sejak dini, risiko kecacatan maupun kematian akibat penyakit ini dapat ditekan secara signifikan.


Semakin cepat stroke ditangani, semakin besar peluang pasien untuk pulih dan kembali menjalani aktivitas normal.