-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Masih Banyak yang Salah! Begini Cara Menggunakan Engine Brake pada Mobil Matik dengan Benar

Juni 30, 2026 Last Updated 2026-06-30T07:21:35Z



Masih Banyak yang Salah! Begini Cara Menggunakan Engine Brake pada Mobil Matik dengan Benar


Bataranews– Banyak pengemudi mobil matik masih ragu menggunakan engine brake saat berkendara, terutama ketika melintasi jalan menurun. Padahal, fitur ini tetap tersedia pada transmisi otomatis dan dapat membantu memperlambat laju kendaraan sehingga pengereman menjadi lebih aman dan stabil.


Engine brake sangat berguna untuk mengurangi beban kerja rem, terutama saat melewati turunan panjang yang berpotensi membuat rem cepat panas jika terus digunakan.


Engine Brake Tetap Ada di Mobil Matik


Training Director Jakarta Defensive Driving Center (JDDC), Jusri Pulubuhu, menjelaskan bahwa mobil matik tetap memiliki fungsi engine brake meski mekanismenya berbeda dengan mobil bertransmisi manual.


Menurutnya, ketika pengemudi melepaskan pedal gas, mobil secara otomatis akan mengalami perlambatan. Kondisi tersebut merupakan bentuk dasar dari engine brake pada transmisi otomatis.


Namun, dalam situasi tertentu, perlambatan tersebut mungkin belum cukup sehingga diperlukan engine brake yang lebih kuat.


Cara Menggunakan Engine Brake


Jika membutuhkan perlambatan lebih besar, pengemudi dapat memindahkan tuas transmisi ke posisi gigi yang lebih rendah, seperti D2, D1, atau L pada beberapa model mobil matik terbaru.


Langkah ini sebaiknya dilakukan saat kendaraan sedang direm. Setelah posisi transmisi berpindah ke gigi rendah, pengemudi dapat melepaskan pedal rem sehingga efek engine brake akan bekerja lebih maksimal.


Pada kondisi tersebut, putaran mesin (RPM) akan meningkat, tetapi transmisi tidak langsung berpindah ke gigi yang lebih tinggi sehingga laju kendaraan dapat dikendalikan dengan lebih baik.


Manfaat Engine Brake Saat Berkendara


Penggunaan engine brake sangat dianjurkan saat melewati jalan menurun yang panjang maupun kondisi jalan dengan kemiringan ekstrem.


Selain membantu mengontrol kecepatan kendaraan, teknik ini juga dapat mengurangi beban kerja sistem pengereman sehingga rem tidak cepat panas. Dengan demikian, risiko terjadinya brake fade atau penurunan kemampuan rem akibat suhu berlebih dapat diminimalkan.


Meski demikian, engine brake tetap digunakan sebagai pelengkap pengereman, bukan sebagai pengganti rem utama. Pengemudi tetap harus mengoperasikan pedal rem sesuai kebutuhan demi menjaga keselamatan selama perjalanan.


Kesimpulan


Engine brake pada mobil matik merupakan fitur yang dapat dimanfaatkan untuk membantu memperlambat laju kendaraan, terutama saat melintasi jalan menurun. Dengan memindahkan tuas transmisi ke posisi gigi yang lebih rendah seperti D2, D1, atau L, pengemudi dapat memperoleh efek perlambatan yang lebih optimal sekaligus mengurangi beban kerja rem. Penggunaan teknik ini secara benar akan membuat berkendara menjadi lebih aman dan nyaman.