-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Veda Ega Pratama Bikin Kejutan di Moto3 2026, Rookie Indonesia Kini Bertengger di Posisi 6 Klasemen

Juni 12, 2026 Last Updated 2026-06-12T01:25:29Z



Bataranews– Pebalap muda Indonesia Veda Ega Pratama terus menunjukkan performa menjanjikan pada musim debutnya di ajang Moto3 2026. Meski berstatus rookie, Veda berhasil tampil kompetitif dan kini menempati peringkat keenam klasemen sementara pebalap.


Tampil Impresif di Musim Debut


Veda yang membela Honda Team Asia berhasil mengumpulkan 71 poin dari delapan seri balapan yang telah berlangsung musim ini. Raihan tersebut membuat pebalap berusia 17 tahun itu berada di posisi keenam klasemen sementara Moto3 2026.


Penampilan Veda semakin mencuri perhatian setelah sukses meraih dua podium sepanjang musim ini, yakni pada seri Brasil dan Prancis. Hasil tersebut membuat namanya mulai diperhitungkan di antara para pebalap muda terbaik dunia.


Tak Menyangka Bisa Bersaing di Depan


Veda mengaku tidak pernah membayangkan mampu langsung bersaing di barisan depan pada musim pertamanya di Moto3. Awalnya, target yang dipasang hanyalah mengumpulkan poin sebanyak mungkin di setiap balapan.


Menurut Veda, hasil positif yang diraih sejak awal musim membuat kepercayaan dirinya meningkat. Ia mulai melihat peluang untuk bersaing dengan para pebalap papan atas setelah menunjukkan performa kompetitif sejak seri Thailand.


Meski demikian, Veda menegaskan masih banyak hal yang harus dipelajari agar bisa terus berkembang dan menjaga konsistensi sepanjang musim.


Masuk Kandidat Rookie of The Year


Performa gemilang Veda membuat dirinya masuk dalam persaingan penghargaan Rookie of The Year Moto3 2026. Saat ini, ia bersaing ketat dengan pebalap Red Bull KTM Ajo, Brian Uriarte.


Perbedaan poin keduanya sangat tipis. Veda mengoleksi 71 poin, sementara Brian Uriarte berada sedikit di atasnya dengan 72 poin. Persaingan ini diprediksi akan berlangsung sengit hingga akhir musim.


Adaptasi Sirkuit Jadi Tantangan


Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Veda pada musim debutnya adalah beradaptasi dengan sirkuit yang belum pernah ia jajal sebelumnya.


Untuk mempercepat proses adaptasi, Veda memanfaatkan data yang dimiliki tim serta mempelajari berbagai rekaman video balapan dari musim-musim sebelumnya. Cara tersebut dinilai cukup membantu dalam memahami karakter lintasan sebelum balapan berlangsung.


Balaton Park Jadi Sirkuit Tersulit


Dari seluruh lintasan yang telah dijalani musim ini, Veda menyebut Sirkuit Balaton Park di Hungaria sebagai salah satu trek yang paling sulit.


Pada seri tersebut, Veda harus puas finis di posisi ke-16. Ia menilai kondisi grip lintasan yang kurang baik, cuaca panas, serta banyaknya tikungan chicane membuat balapan di Hungaria menjadi tantangan tersendiri.


Meski menghadapi berbagai kesulitan, Veda tetap optimistis bisa terus berkembang dan meraih hasil lebih baik pada seri-seri berikutnya.


Kesimpulan


Veda Ega Pratama terus membuktikan kualitasnya sebagai salah satu talenta muda terbaik Indonesia di ajang balap motor dunia. Dengan dua podium, 71 poin, dan posisi keenam klasemen sementara Moto3 2026, peluang Veda untuk meraih gelar Rookie of The Year masih terbuka lebar apabila mampu menjaga konsistensi hingga akhir musim.