-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Viral Kerbau Albino Mirip Donald Trump Batal Disembelih, Kini Jadi Penghuni Kebun Binatang

Juni 02, 2026 Last Updated 2026-06-02T01:01:10Z



Bataranews– Seekor kerbau albino langka di Bangladesh yang viral karena dianggap memiliki kemiripan dengan Donald Trump akhirnya selamat dari penyembelihan saat perayaan Idul Adha. Hewan berbobot sekitar 700 kilogram tersebut kini dipindahkan ke Kebun Binatang Nasional Bangladesh untuk mendapatkan perawatan khusus.


Viral Karena Rambut Pirang Unik


Kerbau albino tersebut menjadi perhatian publik karena memiliki rambut pirang mencolok di bagian depan kepala. Penampilannya membuat banyak orang menyebut hewan itu mirip dengan gaya rambut khas Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.


Popularitasnya semakin meningkat setelah foto dan video kerbau tersebut beredar luas di media sosial. Banyak warga dari berbagai daerah datang untuk melihat langsung dan mengabadikan momen bersama hewan langka tersebut.


Batal Disembelih Saat Idul Adha


Awalnya, kerbau albino itu telah dijual untuk kebutuhan kurban Idul Adha. Namun tingginya perhatian masyarakat membuat pemerintah Bangladesh mengambil keputusan untuk membatalkan penyembelihannya.


Seorang pejabat Kementerian Dalam Negeri Bangladesh menyebut keputusan tersebut diambil karena alasan keamanan serta tingginya minat publik yang dinilai tidak biasa terhadap hewan tersebut.


Keputusan itu mendapat respons positif dari banyak warga yang menilai kerbau albino tersebut memiliki nilai keunikan yang layak untuk dilestarikan.


Dipindahkan ke Kebun Binatang Nasional


Atas instruksi Menteri Dalam Negeri Bangladesh, kerbau albino tersebut kemudian diselamatkan dan dipindahkan ke Kebun Binatang Nasional Bangladesh yang berada di Dhaka.


Pihak kebun binatang telah menyiapkan kandang khusus untuk menampung hewan tersebut. Selain itu, petugas khusus juga ditugaskan untuk merawat dan memantau kondisi kesehatannya.


Sebelum diperkenalkan kepada publik, kerbau tersebut akan menjalani masa karantina selama dua pekan guna memastikan kondisi kesehatannya tetap terjaga.


Masih Muda dan Termasuk Hewan Langka


Menurut keterangan kepolisian setempat, dinas peternakan merekomendasikan penyelamatan kerbau itu karena tergolong hewan langka dan masih berusia muda.


Pihak berwenang menilai kerbau albino tersebut masih memiliki potensi untuk dipelihara dalam jangka waktu yang panjang sehingga lebih bermanfaat sebagai bagian dari upaya konservasi.


Antusiasme Publik Sempat Bikin Stres


Tingginya jumlah pengunjung yang datang untuk melihat kerbau albino tersebut sempat berdampak pada kondisinya. Pemilik mengungkapkan bahwa hewan itu mengalami stres akibat terlalu banyak perhatian dari masyarakat.


Bahkan, kerbau tersebut dilaporkan mengalami penurunan berat badan sehingga akses pengunjung sempat dibatasi demi menjaga kesehatannya.


Meski demikian, popularitasnya tidak surut dan justru semakin meningkat hingga akhirnya pemerintah memutuskan untuk turun tangan.


Kesimpulan


Kerbau albino langka yang dijuluki "Donald Trump" berhasil diselamatkan dari penyembelihan setelah viral di media sosial dan menarik perhatian publik di Bangladesh. Kini hewan unik tersebut telah dipindahkan ke Kebun Binatang Nasional Bangladesh untuk dirawat dan dilestarikan sebagai salah satu satwa langka yang menarik perhatian masyarakat.