-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pestapora dan The Weeknd Bikin Ekonomi Jakarta Bergerak, Nilainya Hampir Rp250 Miliar

September 28, 2026 Last Updated 2026-09-28T08:53:25Z


 Gelaran musik berskala besar kembali menunjukkan dampaknya terhadap aktivitas ekonomi di Ibu Kota. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut festival Pestapora 2026 dan konser The Weeknd ikut menggerakkan perekonomian Jakarta dengan nilai hampir Rp250 miliar.


Pernyataan tersebut disampaikan Pramono saat berbicara kepada wartawan pada Senin (28/9/2026). Menurutnya, rangkaian acara musik yang berlangsung dalam beberapa hari terakhir memberikan efek ekonomi yang cukup besar bagi Jakarta.


Pramono mengatakan, berdasarkan laporan yang diterimanya, aktivitas ekonomi Jakarta terdorong selama penyelenggaraan Pestapora dan konser The Weeknd.


"Ekonomi bergerak di Jakarta akibat itu hampir Rp250 miliar dan itu memberikan dampak yang cukup signifikan bagi Jakarta," ujar Pramono.


Pestapora Hadirkan Ratusan Penampil


Festival Pestapora 2026 berlangsung pada 25-27 September 2026 di kawasan Gambir Expo dan Hall D2 JIExpo Kemayoran, Jakarta.


Perhelatan tersebut menghadirkan sekitar 330 penampil yang tersebar di berbagai area pertunjukan. Pestapora juga tidak hanya menawarkan konser musik, tetapi turut melibatkan berbagai aktivitas hiburan serta tenant makanan dan minuman.


Besarnya jumlah penampil dan pengunjung membuat aktivitas ekonomi di sekitar lokasi ikut meningkat. Pergerakan pengunjung berpotensi memberikan dampak kepada berbagai sektor pendukung, mulai dari transportasi, kuliner, akomodasi hingga usaha lainnya.


The Weeknd Gelar Konser Dua Hari di JIS


Pada waktu yang hampir bersamaan, penyanyi internasional The Weeknd menggelar konser selama dua hari, yakni 26-27 September 2026, di Jakarta International Stadium (JIS).


Konser tersebut menjadi bagian dari rangkaian tur Asia The Weeknd dan diproyeksikan menarik puluhan ribu penonton. Polda Metro Jaya sebelumnya menyiapkan lebih dari 1.000 personel gabungan untuk mengamankan pelaksanaan konser di JIS.


Dua acara musik besar yang berlangsung berdekatan tersebut kemudian menjadi salah satu pendorong aktivitas ekonomi Jakarta pada akhir September 2026.


Jakarta Makin Banyak Gelar Acara Internasional


Pramono juga menyoroti semakin seringnya Jakarta menjadi lokasi pertunjukan musisi internasional. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan terhadap Jakarta sebagai tempat penyelenggaraan acara berskala besar.


Ia mengaitkan hal tersebut dengan pengalamannya saat melakukan kunjungan ke New York. Dalam kesempatan itu, Pramono mengaku mendapat apresiasi dari pihak New York University karena sejumlah agenda musik internasional di Jakarta turut menjadi perhatian.


Pramono menyebut sejumlah nama besar yang akan atau telah tampil di Indonesia, termasuk The Weeknd, Ye, Westlife, dan Andrea Bocelli.


Menurutnya, semakin banyaknya artis internasional yang memilih Jakarta sebagai lokasi pertunjukan menjadi salah satu indikator bahwa Ibu Kota terus berkembang sebagai kota global.


"Ini menunjukkan bahwa Jakarta memang betul-betul sebagai kota global yang sekarang ini mendapatkan kepercayaan publik," kata Pramono.


Bagi pemerintah daerah, penyelenggaraan konser dan festival berskala besar bukan hanya berkaitan dengan hiburan. Aktivitas tersebut juga dapat menciptakan perputaran ekonomi melalui mobilitas penonton, transaksi UMKM, sektor kuliner, transportasi, perhotelan hingga berbagai jasa pendukung acara.


Dengan semakin banyaknya agenda musik nasional dan internasional, Jakarta kini berupaya memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat kegiatan ekonomi kreatif dan hiburan di kawasan.(Rhz2797)