-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Kabut Asap Karhutla Selimuti IKN, Istana Garuda hingga Masjid Negara Nyaris Tak Terlihat

Oktober 15, 2026 Last Updated 2026-10-15T08:56:38Z

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti kawasan inti Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Asap yang mengambang di udara membuat sejumlah bangunan ikonik di pusat pemerintahan terlihat samar, termasuk Istana Garuda.


Berdasarkan pantauan di lokasi pada Rabu (14/10/2026), kompleks perkantoran aparatur sipil negara (ASN) tampak tertutup kabut asap. Bahkan, Masjid Negara yang berjarak sekitar lima kilometer nyaris tidak terlihat dari kejauhan.


Pemandangan tersebut terlihat dari kawasan glamping IKN. Tebalnya asap mengurangi jarak pandang sekaligus memunculkan perhatian terhadap kualitas udara di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).


Kualitas Udara IKN Berada di Kisaran 130–150 µg/m³


Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyebut kondisi kabut asap tersebut sebagai salah satu yang terparah sejak kawasan ibu kota baru terdampak karhutla.


Meski demikian, Basuki memastikan aktivitas di lingkungan Otorita IKN masih berjalan.


“Masih bisa beraktivitas,” kata Basuki, dikutip dari iNews Balikpapan.


Ia menjelaskan, indeks kualitas udara yang dilaporkan di kawasan tersebut berada pada kisaran 130–150 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Menurut Basuki, kondisi pada Rabu relatif lebih baik dibandingkan sehari sebelumnya ketika asap terlihat lebih pekat.


“Indeksnya sekitar 130-150 mikrogram per meter kubik (µg/m³) sekarang. Tapi kan sekarang agak tipis, kemarin tebal,” ujarnya.


Basuki menambahkan, meskipun kegiatan pemerintahan belum terganggu secara keseluruhan, kondisi udara tetap perlu diwaspadai. Ia mengaku menggunakan masker untuk mengurangi paparan asap, demikian pula anggota keluarganya.


Otorita IKN Koordinasi dengan TNI AU


Untuk menangani kebakaran hutan dan lahan di wilayah deliniasi IKN, Otorita IKN berkoordinasi dengan TNI Angkatan Udara di Balikpapan.


Salah satu langkah yang dilakukan adalah operasi water bombing, yakni pemadaman kebakaran menggunakan air yang dijatuhkan dari udara.


Upaya tersebut diharapkan dapat membantu mengendalikan titik api dan menekan kepulan asap yang menyelimuti kawasan ibu kota baru.


Penanganan karhutla menjadi penting agar dampak kebakaran terhadap lingkungan, kualitas udara, dan jarak pandang di sekitar pusat pemerintahan dapat dikurangi.


Waspadai Dampak Kabut Asap terhadap Kesehatan


Kabut asap akibat karhutla dapat mengganggu kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki gangguan pernapasan.


Masyarakat yang berada di kawasan terdampak disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika asap pekat, menggunakan masker yang sesuai untuk mengurangi paparan partikel, serta mengikuti informasi kualitas udara dan imbauan dari otoritas setempat.


Kondisi di IKN menunjukkan bahwa penanganan kebakaran tidak hanya berkaitan dengan pemadaman titik api, tetapi juga upaya melindungi masyarakat dari dampak asap.


Otorita IKN bersama pihak terkait diharapkan terus memantau perkembangan kebakaran, kualitas udara, dan jarak pandang hingga kondisi kembali membaik.(Rhz2797)