Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

MUI Kecam Israel Serang Warga Gaza Antre Bantuan: Harus Disanksi Internasional!

Maret 01, 2024 Last Updated 2024-03-01T08:38:30Z


Majelis Ulama Indonesia (MUI) ikut mengecam serangan Israel kepada warga Gaza yang tengah mengantre bantuan, Kamis (29/2). Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, perbuatan Israel betul-betul tak manusiawi dan aksi paling mengerikan di abad ke-21.


"Sedih yang sangat mendalam, umat Islam khususnya panjatkan doa inna lillahi wa inna ilaihi rajiun, allahummagh firlahum warhamhum wa afihim wa’fu anhum. Ini peristiwa yang terlalu memilukan membunuhi orang-orang yang sedang membutuhkan pertolongan, bukan orang-orang yang bersenjata. Benar-benar perbuatan di luar batas peri kemanusiaan," kata Sudarnoto dalam keterangannya, Jumat (1/3).


"Sangat disesalkan negara-negara besar seperti Amerika juga masih menutup telinga, mata, akal sehat dan nuraninya. Kebangkrutan moral Amerika dan negara-negara lain pembela Israel benar-benar terjadi. Ini tragedi abad 21 yang sangat mengerikan," imbuh dia.


Sudarnoto pun mengecam PM Israel Benjamin Netanyahu yang hingga kini tak mendengarkan desakan perdamaian termasuk Mahkamah Internasional.


"Tidak ada satupun yang bisa menutupi kebusukan dan kejahatan besar Israel. Dalih menghabisi Hamas karena Hamas adalah teroris adalah omong kosong karena pada kenyataannya Israel lah teroris terbesar di dunia dan benar-benar bermaksud menghancurkan Palestina," kata dia.


Sudarnoto berharap semua pihak, khususnya ICJ, mampu menghadapi kekuatan-kekuatan yang akan melemahkan rekomendasi penting terkait dengan okupasi dan genosida Israel. Hingga saat ini, ada 52 negara yang menyampaikan pidatonya di ICJ.


"Termasuk pidato Menlu RI yang sangat tajam menjadi momentum yang sangat penting dalam Sejarah hukum internasional. Sesi hearing ICJ telah membuka kesadaran bahwa hukum internasional memang harus benar-benar ditegakkan," kata dia.


"Karena itu, ini juga momentum yang sangat berharga bagi ICJ untuk menunjukkan kredibilitasnya dengan memberikan catatan bahwa okupasi Israel adalah tidak sah dan Israel telah benar-benar melakukan genosida. Karena itu Israel harus dihukum atau diberi sanksi internasional dan mengembalikan semua hak bangsa Palestina yang selama ini telah dirampas paksa oleh Israel," tambahnya.


MUI lantas menyerukan umat Islam dan umat agama lain untuk terus-menerus memberikan dukungan dan bantuan membela Palestina dengan berbagai cara yang bermartabat. Seruan juga disampaikan kepada para akademisi dan kalangan professional lainnya untuk terus memperkuat dukungan kepada Palestina.


Aksi yang lebih kongkrit masyarakat internasional dan negara-negara pendukung kemanusiaan dipandang genting dilakukan agar Israel terus tertekan secara ekonomi, politik, diplomatik dan bahkan militer.


"Aliansi masyarakat sipil lintas agama, kelompok, organisasi di setiap negara harus diperkuat dan melakukan aksi-aksi moral dan damai mereka agar pemerintah setempat segera melakukan langkah kongkrit untuk membela Palestina dan dorong sanksi internasional bagi Israel," kata dia.


"Menyerukan agar umat Islam melakukan Sholat Ghoib di masjid-masjid di Indonesia dan negara-negara lain untuk saudara-saudara kita yang telah dibunuh secara sadis dan brutal oleh Israel. Seruan juga disampaikan kepada umat agama non Islam untuk panjatkan doa dengan caranya masing-masing," tandasnya.


Korban tewas warga Gaza-Palestina masih terus berjatuhan hingga tembus 30 ribu orang. Israel secara brutal menembak warga Gaza saat sedang mengantre bantuan pada Kamis (29/2).


Dikutip dari AFP, serangan brutal itu menewaskan 112 orang dan 760 orang mengalami luka-luka.


Israel ternyata tidak hanya melepaskan tembakan ke arah massa Gaza yang sedang antre bantuan pada Kamis (29/2). Tank turut dikerahkan untuk membantai warga.


Kesaksian itu disampaikan jurnalis AlJazeera Ismail al-Ghoul yang sedang meliput kejadian di barat daya Gaza tersebut.


Ismail mengatakan, setelah melepaskan tembakan tank Israel maju ke arah massa. Kemudian tank menginjak massa baik yang sudah tak bernyawa mau pun terluka.

×