Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Ziarah Nasional dan Renungan Suci dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta, pada Minggu malam (9/11/2025).
Upacara khidmat tersebut disiarkan langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, dengan suasana hening dan penuh rasa hormat. Dalam kesempatan itu, Prabowo menyerukan agar seluruh rakyat Indonesia tidak melupakan jasa para pahlawan.
“Jangan sekali-kali melupakan jasa mereka, kepahlawanan mereka,” kata Presiden Prabowo sebelum memimpin sesi mengheningkan cipta.
Mengenang Keberanian Pejuang 10 November 1945
Dalam sambutannya, Prabowo mengingatkan kembali perjuangan rakyat Indonesia pada 10 November 1945 di Surabaya, yang dikenal sebagai salah satu pertempuran paling heroik dalam sejarah kemerdekaan bangsa.
“Pada 10 November 1945, para pahlawan telah sangat berani melawan kekuatan asing yang begitu besar, terutama kekuatan Inggris, pemenang Perang Dunia Kedua,” ujar Prabowo.
Presiden menegaskan, semangat perjuangan para pahlawan harus terus dihidupkan, sebagai teladan bagi seluruh generasi penerus bangsa dalam menjaga kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia.
Doa dan Penghormatan bagi Pahlawan
Prabowo juga mengajak seluruh masyarakat untuk berdoa mengenang jasa pahlawan, terutama mereka yang gugur dalam perjuangan melawan penjajahan.
“Khususnya mereka yang gugur dalam perlawanan terhadap kekuatan asing yang mendukung penjajahan kembali bangsa Indonesia oleh bangsa asing,” kata Prabowo.
Sebelum mengheningkan cipta, Presiden Prabowo meletakkan karangan bunga bertuliskan:
“Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan.”
Pejabat Negara Hadir Lengkap
Upacara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain:
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak
KSAL Laksamana Muhammad Ali
KSAU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono
Turut hadir pula beberapa menteri Kabinet Indonesia Maju:
Menko Kumham Imipas
Menteri HAM Natalius Pigai
Yusril Ihza Mahendra
Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
Menteri Agama Nasaruddin Umar
Setelah sesi mengheningkan cipta selesai, Prabowo menyalami satu per satu pejabat yang hadir sebelum meninggalkan lokasi upacara.
Jelang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional
Keesokan harinya, pada Senin (10/11/2025), Presiden Prabowo dijadwalkan menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional di Istana Negara, Jakarta Pusat.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebutkan bahwa ada 10 tokoh yang akan dianugerahi gelar tersebut, termasuk Presiden ke-2 RI Soeharto.
“Kurang lebih ada 10 nama yang akan mendapatkan gelar Pahlawan Nasional. (Soeharto masuk?) Iya, masuk,” ujar Prasetyo di kediaman Prabowo, Kertanegara, Jakarta.
Refleksi Hari Pahlawan
Upacara ini menjadi momentum penting untuk mengingatkan masyarakat tentang arti pengorbanan dan semangat nasionalisme.
Presiden Prabowo menegaskan, perjuangan para pahlawan harus diteruskan dengan kerja nyata, integritas, dan persatuan bangsa.
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya,” tutup Prabowo dengan suara bergetar.

