-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

🇮🇩 Presiden Prabowo Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada 10 Tokoh Termasuk Gus Dur dan Soeharto

November 10, 2025 Last Updated 2025-11-10T09:27:24Z



Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada 10 tokoh bangsa dalam upacara kenegaraan yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (10/11/2025).


Upacara dimulai dengan pengumandangan lagu Indonesia Raya, disusul dengan mengheningkan cipta yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo.


“Marilah kita sejenak mengenang arwah dan jasa-jasa para pahlawan yang telah berkorban untuk kemerdekaan, kedaulatan, dan kehormatan bangsa Indonesia,” ucap Prabowo dalam sambutannya yang khidmat.


Dasar Penganugerahan


Pemberian gelar ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional yang ditetapkan di Jakarta pada 6 November 2025.


Dalam Keppres tersebut disebutkan bahwa penghargaan diberikan sebagai bentuk penghormatan atas jasa luar biasa para tokoh dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.


“Menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada mereka yang namanya tersebut dalam lampiran keputusan ini sebagai penghargaan dan penghormatan yang tinggi atas jasa-jasanya yang luar biasa,” demikian kutipan dari Keppres tersebut.


10 Tokoh Penerima Gelar Pahlawan Nasional 2025


Berikut daftar lengkap nama tokoh yang mendapat gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025:


Abdurrahman Wahid (Gus Dur) – tokoh dari Jawa Timur, Presiden ke-4 RI


Jenderal Besar TNI Soeharto – tokoh dari Jawa Tengah, Presiden ke-2 RI


Marsinah – tokoh buruh dari Jawa Timur


Mochtar Kusumaatmaja – tokoh hukum dari Jawa Barat


Hajjah Rahma El Yunusiyyah – tokoh pendidikan dari Sumatera Barat


Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo – tokoh militer dari Jawa Tengah


Sultan Muhammad Salahuddin – tokoh dari Nusa Tenggara Barat (NTB)


Syaikhona Muhammad Kholil – tokoh agama dari Jawa Timur


Tuan Rondahaim Saragih – tokoh adat dan perjuangan dari Sumatera Utara


Sultan Zainal Abidin Syah – tokoh dari Maluku Utara


Dua Presiden Masuk Daftar


Penganugerahan tahun ini menarik perhatian publik karena dua mantan presiden Indonesia masuk dalam daftar penerima, yakni Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Soeharto.


Gus Dur dikenal sebagai simbol pluralisme dan toleransi, sementara Soeharto dianggap berjasa dalam stabilisasi dan pembangunan nasional pada masanya.


Selain itu, figur Marsinah, aktivis buruh yang gugur memperjuangkan hak-hak pekerja, juga akhirnya mendapat pengakuan setelah lama diusulkan oleh berbagai pihak.


Makna Penganugerahan


Upacara ini menjadi momentum refleksi nasional terhadap pengorbanan dan perjuangan para tokoh yang telah berkontribusi besar bagi bangsa.


Presiden Prabowo menegaskan bahwa semangat kepahlawanan harus terus hidup di setiap generasi.


“Kita harus melanjutkan perjuangan mereka dengan kerja keras, persatuan, dan semangat membangun bangsa,” tuturnya.


Penutup


Dengan penetapan 10 nama ini, total penerima gelar pahlawan nasional sejak Indonesia merdeka kini mencapai lebih dari 200 tokoh dari berbagai daerah dan latar belakang perjuangan.


Upacara penganugerahan berlangsung khidmat, disaksikan oleh para pejabat negara, keluarga penerima gelar, serta perwakilan masyarakat dari seluruh Indonesia.

×