Timnas Indonesia dipastikan absen dalam agenda FIFA Matchday edisi November 2025, keputusan yang membuat langkah Garuda menuju target 100 besar ranking FIFA terancam melambat.
Absennya skuad Garuda bukan tanpa alasan. Hingga kini, PSSI belum menunjuk pelatih baru setelah berakhirnya kerja sama dengan Patrick Kluivert. Kondisi ini membuat tim nasional tidak memiliki persiapan yang cukup untuk tampil di agenda internasional resmi.
Dampak Absen di FIFA Matchday
Dengan tidak ikut serta di FIFA Matchday, Timnas Indonesia kehilangan kesempatan penting untuk menambah poin FIFA. Poin dari laga resmi FIFA Matchday berpengaruh langsung terhadap posisi di ranking dunia.
Saat ini, Indonesia masih berada di peringkat ke-122 dunia dengan 1.144,73 poin, menempati posisi keempat di kawasan Asia Tenggara di bawah Thailand, Vietnam, dan Malaysia.
Sementara itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir sebelumnya menegaskan ambisi besar untuk membawa Indonesia menembus 100 besar dunia.
“Kita prioritaskan target masuk ranking 100 FIFA. Kita harus membuat rencana bagaimana kita menuju ke sana,” ujar Erick.
Namun, tanpa laga di jeda internasional November, peluang untuk memperbaiki posisi menjadi sangat kecil, bahkan berpotensi disalip tim-tim lain yang aktif bertanding.
Timnas U-22 Jadi Pengisi Jeda Internasional
Sebagai pengganti aktivitas tim senior, Timnas U-22 Indonesia akan mengisi jeda internasional dengan dua pertandingan uji coba menghadapi Timnas Mali U-22.
Dua laga itu akan digelar di Stadion Pakansari, Bogor, pada 15 dan 18 November 2025. Pertandingan ini menjadi bagian dari persiapan menuju SEA Games 2025 di Thailand, di mana Indonesia berstatus sebagai juara bertahan setelah merebut medali emas pada edisi 2023.
Meski begitu, dua laga tersebut tidak terdaftar sebagai FIFA International A Match, sehingga tidak akan memberikan tambahan poin untuk ranking FIFA Indonesia.
“Pertandingan Timnas U-22 itu masuk tier 2, jadi tidak mempengaruhi ranking FIFA,” jelas Ketua BTN, Sumardji.
Daftar Pemain dan Persiapan Garuda Muda
Untuk menghadapi Mali, pelatih Indra Sjafri telah memanggil 30 pemain yang akan mengikuti pemusatan latihan (TC) mulai 6 November di Jakarta.
Beberapa nama yang ikut serta adalah pemain-pemain muda potensial, termasuk tiga yang bermain di luar negeri: Ivar Jenner, Dion Markx, dan Mauro Zijlstra.
Selain itu, beberapa jebolan Piala ASEAN U-23 2025 dan Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 juga turut dipanggil, seperti Arkhan Fikri, Toni Firmansyah, Dony Tri Pamungkas, dan I Kadek Arel Priyatna.
Dua laga kontra Mali diharapkan menjadi ujian penting bagi Garuda Muda untuk mempertahankan performa dan mental juara menjelang SEA Games mendatang.


