-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Ditahan Malaysia 4-4, Asa Timnas Futsal Putri Indonesia di ASEAN Championship 2026 Kian Menipis

Februari 26, 2026 Last Updated 2026-02-26T07:02:45Z



Langkah Timnas Futsal Putri Indonesia di ajang ASEAN Women's Futsal Championship 2026 kian berat usai hanya mampu bermain imbang 4-4 melawan Malaysia pada laga kedua Grup A.


Sebelumnya, skuad Garuda Putri sudah lebih dulu menelan kekalahan 0-3 dari Thailand pada pertandingan pembuka. Duel kontra Thailand yang digelar Selasa (24/2/2026) di Terminal 21 Korat itu menjadi pukulan awal bagi tim asuhan Luis Estrela.


Sempat Unggul Cepat


Menghadapi Malaysia pada Rabu (25/2/2026) di venue yang sama, Indonesia tampil agresif sejak awal. Nisma Rusdiana langsung membawa Indonesia unggul lewat dua gol cepat pada menit ke-3 dan ke-6.


Namun keunggulan tersebut tak bertahan lama. Malaysia memperkecil ketertinggalan di menit ke-8 dan menyamakan kedudukan dua menit berselang. Momentum kemudian berbalik, dan Lyana Soberi sukses membawa Malaysia unggul 3-2 pada menit ke-14. Skor itu bertahan hingga turun minum.


Drama Babak Kedua


Memasuki babak kedua, Indonesia berusaha bangkit. Pada menit ke-33, gol bunuh diri Syafiqah Zainal membuat Indonesia kembali berada di posisi unggul.


Sayangnya, kemenangan yang sudah di depan mata buyar setelah Syafiqah Zainal mencetak gol penyeimbang bagi Malaysia pada menit ke-38. Skor 4-4 pun bertahan hingga laga usai.


Peluang Lolos Bergantung pada Thailand


Hasil imbang ini membuat posisi Indonesia terjepit di dasar klasemen Grup A dengan satu poin. Sementara itu, Malaysia berada di peringkat kedua dan hanya membutuhkan hasil imbang di laga terakhir untuk memastikan tiket semifinal.


Indonesia kini harus berharap Thailand mampu mengalahkan Malaysia dengan selisih lebih dari tiga gol pada pertandingan terakhir. Jika Malaysia kalah dengan skor identik seperti Indonesia saat menghadapi Thailand, maka penentuan kelolosan akan bergantung pada poin fair play.


Situasi ini membuat nasib Indonesia tak lagi sepenuhnya berada di tangan sendiri. Kejutan dari laga terakhir Grup A pun menjadi satu-satunya harapan bagi Garuda Putri untuk tetap bertahan di turnamen.

×