Persib Bandung kini bisa sepenuhnya memusatkan perhatian ke kompetisi domestik setelah tersingkir dari AFC Champions League Two musim 2025/2026.
Langkah Maung Bandung terhenti di babak 16 besar usai kalah agregat 1-3 dari Ratchaburi FC. Pada leg pertama di Thailand, Persib takluk 0-3.
Leg kedua di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (18/2/2026), sempat memberi harapan. Gol Andrew Jung pada menit ke-40 membuat Persib unggul 1-0. Namun kartu merah Uilliam Barros jelang turun minum mengubah jalannya pertandingan dan membuat agregat tetap milik wakil Thailand.
Kegagalan ini memang mengakhiri kiprah Persib di Asia musim ini. Namun di sisi lain, situasi tersebut bisa menjadi keuntungan dalam perburuan gelar Indonesia Super League.
Sebelumnya, jadwal padat ACL Two sempat mengganggu konsistensi Persib di liga. Contohnya saat menghadapi Bangkok United di Asia, mereka kemudian kalah 0-2 dari Malut United empat hari berselang di kompetisi domestik.
Kini, pelatih Bojan Hodak memiliki waktu persiapan lebih panjang setiap pekan. Fokus penuh ke liga bisa menjadi modal penting bagi Persib dalam memburu gelar ketiga secara beruntun.
Persaingan di papan atas tetap ketat. Dua rival terdekat Persib di tiga besar adalah Borneo FC dan Persija Jakarta.
Dengan tanpa distraksi kompetisi Asia, Maung Bandung berpotensi tampil lebih stabil dan konsisten di sisa musim Super League.


