Materi pemain belakang Timnas Indonesia saat ini dinilai menjadi lini paling mewah dibandingkan sektor lainnya. Hal ini tak lepas dari banyaknya pemain yang berkarier di kompetisi Eropa, termasuk di liga-liga top dunia.
Pelatih timnas, John Herdman, bahkan memanggil 13 pemain belakang untuk memperkuat skuad Garuda dalam agenda internasional terbaru.
Menariknya, sebagian besar pemain tersebut bermain di klub luar negeri, bahkan beberapa di antaranya tampil di lima liga top Eropa.
Banyak Bek Timnas Indonesia Bermain di Eropa
Dalam catatan terbaru, terdapat tujuh pemain belakang Timnas Indonesia yang merumput di kompetisi Eropa.
Nama-nama tersebut antara lain:
Jay Idzes
Kevin Diks
Dean James
Elkan Baggott
Justin Hubner
Nathan Tjoe-A-On
Calvin Verdonk
Tiga pemain bahkan bermain di liga top Eropa kasta tertinggi.
Kapten timnas, Jay Idzes, saat ini memperkuat klub Serie A Italia, US Sassuolo.
Dalam salah satu laga Liga Italia pada Februari 2026, Jay Idzes terlihat mengawal ketat penyerang Marcus Thuram dari Inter Milan.
Pemain Timnas Indonesia di Liga Top Eropa
Selain Jay Idzes, ada dua pemain lain yang bermain di liga top Eropa.
Bek serbabisa Kevin Diks memperkuat klub Bundesliga Jerman, Borussia Monchengladbach.
Sementara itu, Calvin Verdonk bermain di klub Ligue 1 Prancis, LOSC Lille.
Selain itu, bek jangkung Elkan Baggott juga bermain di Inggris bersama Ipswich Town yang berlaga di kasta kedua Liga Inggris.
Banyak Bek Garuda Bermain di Liga Belanda
Selain lima liga top Eropa, beberapa pemain belakang Timnas Indonesia juga bermain di Liga Belanda.
Nama-nama seperti Dean James bersama Go Ahead Eagles, kemudian Justin Hubner di Fortuna Sittard, serta Nathan Tjoe-A-On yang memperkuat Willem II menjadi bagian penting di tim masing-masing.
Keberadaan para pemain diaspora tersebut membuat kedalaman lini belakang Timnas Indonesia semakin kuat.
John Herdman: Lini Belakang Jadi Pondasi Timnas
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyebut sektor pertahanan sebagai fondasi utama dalam membangun tim yang kompetitif.
Menurutnya, banyaknya pemain belakang berkualitas memberikan keuntungan tersendiri bagi skuad Garuda.
“Mengingat banyak dari pemain itu adalah bek, ini memberi kita pondasi pertahanan yang kuat,” kata Herdman dalam wawancara di kanal YouTube resmi Timnas Indonesia.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa para pemain diaspora masih membutuhkan waktu untuk membangun chemistry satu sama lain.
Herdman optimistis dengan waktu dan proses yang tepat, hubungan antarpemain akan semakin solid.
Daftar Bek Timnas Indonesia
Berikut daftar pemain belakang yang dipanggil ke Timnas Indonesia:
Jay Idzes (US Sassuolo / Italia)
Kevin Diks (Borussia Monchengladbach / Jerman)
Dean James (Go Ahead Eagles / Belanda)
Elkan Baggott (Ipswich Town / Inggris)
Justin Hubner (Fortuna Sittard / Belanda)
Nathan Tjoe-A-On (Willem II / Belanda)
Calvin Verdonk (LOSC Lille / Prancis)
Sandy Walsh (Buriram United / Thailand)
Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta)
Rizky Ridho (Persija Jakarta)
Fajar Fathurrahman (Persija Jakarta)
Muhammad Ferarri (Bhayangkara FC)
Yance Sayuri (Malut United)
Dengan komposisi pemain yang bermain di berbagai liga internasional, lini belakang Timnas Indonesia diharapkan mampu menjadi kekuatan utama dalam menghadapi kompetisi internasional mendatang.

