Bataranews – Rem parkir atau rem tangan merupakan komponen penting dalam sistem keselamatan kendaraan. Fungsinya menjaga mobil tetap diam saat diparkir, terutama di jalan menanjak atau menurun.
Namun, seiring pemakaian, banyak pengendara merasakan tarikan rem tangan semakin tinggi. Kondisi ini bukan tanpa sebab dan perlu segera ditangani.
Penyebab: Kampas Rem Mulai Aus
Tarikan rem tangan yang semakin dalam umumnya disebabkan oleh kampas rem tromol di roda belakang yang mulai menipis.
Ketika kampas aus:
Jarak antara kampas dan tromol melebar
Kabel rem harus ditarik lebih jauh
Efektivitas pengereman menurun
Ini menjadi sinyal bahwa sistem rem butuh penyetelan ulang.
Cara Menyetel Rem Tangan Secara Manual
Penyetelan bisa dilakukan sendiri dengan alat sederhana seperti obeng minus. Berikut langkah-langkahnya:
1. Angkat Mobil dan Buka Roda
Gunakan dongkrak untuk mengangkat bagian belakang mobil, lalu lepaskan roda dan buka tromol.
2. Temukan Mekanisme Penyetel
Di dalam tromol terdapat roda gigi penyetel (klik) di bawah piston kampas rem.
3. Lakukan Penyetelan
Putar mekanisme tersebut menggunakan obeng minus ke arah tertentu (umumnya ke kiri) agar kampas mendekati dinding tromol.
4. Jaga Keseimbangan Kiri-Kanan
Jumlah putaran harus sama di kedua roda.
Contoh: kanan 3 klik → kiri juga 3 klik.
Uji Coba Setelah Penyetelan
Setelah selesai:
Pasang kembali semua komponen
Putar roda untuk memastikan tidak seret
Pastikan rem tidak terlalu rapat
Jika terlalu rapat:
Gesekan meningkat
Komponen cepat aus
Risiko overheat pada rem
Kesimpulan
Rem tangan yang terasa tinggi bukan sekadar masalah kenyamanan, tapi tanda penting adanya keausan pada kampas rem.
Dengan penyetelan yang tepat dan seimbang, performa pengereman bisa kembali optimal serta menjaga keselamatan saat berkendara.
