Bataranews– Anggaran bantuan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto sebesar Rp100 miliar yang disebut menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menjadi perhatian publik.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum mengetahui detail penggunaan anggaran tersebut saat dimintai tanggapan usai salat Iduladha.
Menkeu Mengaku Belum Tahu
Purbaya mengatakan dirinya belum mengetahui secara rinci terkait anggaran bantuan sapi kurban Presiden yang ramai dibicarakan.
Ia bahkan meminta awak media menanyakan langsung kepada Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) terkait sumber dan pengelolaan anggaran tersebut.
Menurut Purbaya, kemungkinan dana tersebut berasal dari anggaran yang berada di bawah kewenangan Kemensetneg.
Pemerintah Sebut Anggaran dari APBN
Sebelumnya, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menjelaskan bahwa bantuan sapi kurban Presiden memang berasal dari APBN melalui pos bantuan kemasyarakatan Presiden.
Pemerintah menyebut anggaran sekitar Rp100 miliar digunakan untuk pengadaan 1.098 ekor sapi kurban yang disalurkan ke berbagai daerah pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Besaran anggaran disebut menyesuaikan harga sapi di masing-masing daerah.
Jadi Perbincangan Publik
Penggunaan APBN untuk bantuan sapi kurban Presiden memunculkan berbagai tanggapan dari masyarakat.
Sebagian menilai program tersebut merupakan bentuk bantuan sosial dan perhatian pemerintah kepada masyarakat saat Iduladha.
Namun ada pula yang mempertanyakan penggunaan dana negara untuk kegiatan kurban karena qurban identik dengan ibadah personal.
Bantuan Kemasyarakatan Presiden
Pemerintah menegaskan bantuan sapi kurban tersebut masuk dalam kategori bantuan kemasyarakatan Presiden, bukan untuk kepentingan pribadi.
Program seperti ini sebelumnya juga pernah dilakukan pada masa pemerintahan terdahulu dengan penyaluran hewan kurban ke daerah-daerah dan masjid tertentu.
Meski demikian, transparansi penggunaan anggaran negara tetap menjadi sorotan publik.
Kesimpulan
Anggaran sapi kurban Presiden Prabowo sebesar Rp100 miliar dari APBN menjadi perhatian setelah Menkeu Purbaya mengaku belum mengetahui detail program tersebut. Pemerintah sendiri menyatakan dana berasal dari bantuan kemasyarakatan Presiden yang dialokasikan melalui APBN untuk penyaluran sapi kurban ke berbagai daerah.

.webp)