Usia Jadi Faktor Penting dalam Program Bayi Tabung
Bataranews– Program bayi tabung atau IVF menjadi pilihan bagi pasangan yang mengalami kesulitan memiliki keturunan. Namun, keberhasilannya sangat dipengaruhi usia, terutama kualitas sel telur yang menurun seiring bertambahnya umur.
dr. Luky Satria menjelaskan, peluang keberhasilan akan lebih tinggi jika program dilakukan di usia lebih muda karena kondisi organ reproduksi dan kualitas sel telur umumnya masih optimal.
Usia Muda Lebih Besar Peluang Berhasil
Menurut dr. Luky, pasangan usia muda biasanya masih dianjurkan mencoba kehamilan secara alami terlebih dahulu. Program bayi tabung umumnya dipertimbangkan bila ada kondisi medis tertentu atau setelah metode lain tidak berhasil.
Secara biologis, usia muda dianggap lebih menguntungkan karena jumlah dan kualitas sel telur masih lebih baik dibanding usia yang lebih matang.
Rentang 38 hingga 39 Tahun Paling Banyak Jalani IVF
Dalam praktik sehari-hari, dr. Luky menyebut pasien yang paling sering menjalani program bayi tabung berada di rentang usia 38 hingga 39 tahun.
Pada usia tersebut, banyak pasangan mulai beralih ke IVF setelah mengalami kegagalan dalam program kehamilan lain. Sementara pasien tertua yang pernah ia tangani berusia 45 tahun.
Peluang Menurun di Atas 45 Tahun
Menurutnya, peluang keberhasilan IVF menurun signifikan pada usia di atas 45 tahun. Tingkat keberhasilan disebut hanya sekitar 5 persen, tergantung kondisi kesehatan dan kualitas sel telur pasien.
Meski demikian, usia bukan satu-satunya penentu. Selama pasien memahami peluang dan risikonya, program bayi tabung tetap bisa dilakukan.
Gaya Hidup Juga Menentukan
Selain usia, faktor gaya hidup dan pola makan juga memengaruhi hasil program bayi tabung. Pasien dianjurkan menjaga kesehatan tubuh, pola makan seimbang, serta menghindari kebiasaan yang dapat menurunkan kesuburan.
Pengawasan ini berlaku untuk semua pasien, tanpa memandang usia.
Kesimpulan
Program bayi tabung tetap menjadi pilihan bagi pasangan yang ingin memiliki keturunan, namun usia menjadi faktor penting dalam menentukan peluang keberhasilan. Semakin dini dilakukan, peluang berhasil umumnya lebih besar.
