-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Hantavirus Mengancam! Virus dari Tikus Ini Bisa Sebabkan Gagal Ginjal hingga Kematian, Kenali Gejala dan Cara Penularannya

Mei 11, 2026 Last Updated 2026-05-11T07:14:59Z



Bataranews– Hantavirus menjadi salah satu penyakit zoonosis yang patut diwaspadai karena dapat menyebabkan gangguan serius pada paru-paru maupun ginjal. Meski tergolong jarang, infeksi ini memiliki tingkat kematian yang cukup tinggi jika tidak segera ditangani.


1. Apa Itu Hantavirus?


Hantavirus adalah kelompok virus yang dibawa oleh hewan pengerat, terutama tikus. Virus ini dapat menyebabkan dua kondisi utama, yaitu hantavirus pulmonary syndrome (HPS) yang menyerang paru-paru dan hemorrhagic fever with renal syndrome (HFRS) yang menyerang ginjal serta pembuluh darah.


Penularannya terjadi dari hewan ke manusia, sehingga termasuk penyakit zoonosis.


2. Cara Penularan yang Perlu Diwaspadai


Infeksi hantavirus umumnya terjadi melalui kontak dengan tikus yang terinfeksi atau lingkungan yang terkontaminasi. Beberapa cara penularannya meliputi:


Menghirup udara yang mengandung partikel virus

Kontak dengan urine, feses, atau air liur tikus

Mengonsumsi makanan yang terkontaminasi

Gigitan tikus yang terinfeksi

Menyentuh wajah tanpa mencuci tangan setelah kontak dengan lingkungan terkontaminasi


3. Gejala yang Bisa Muncul


Gejala hantavirus muncul 1–8 minggu setelah paparan. Keluhan awal biasanya mirip flu, seperti:


Demam dan menggigil

Nyeri otot

Sakit kepala

Mual, muntah, atau diare

Kelelahan


Jika berkembang menjadi lebih serius:


HPS (paru-paru):


Batuk dan sesak napas

Nyeri dada

Detak jantung cepat

Edema paru yang dapat berujung syok


HFRS (ginjal):


Perdarahan

Tekanan darah rendah

Gangguan ginjal akut

Syok


4. Tingkat Bahaya dan Komplikasi


Hantavirus termasuk penyakit serius dengan tingkat kematian yang cukup tinggi:


HPS: sekitar 40%

HFRS: sekitar 5–15%


Jika tidak ditangani, dapat menyebabkan gagal ginjal, gagal jantung, hingga kematian.


5. Pengobatan dan Penanganan Medis


Hingga saat ini belum ada obat khusus untuk hantavirus. Penanganan dilakukan untuk meredakan gejala dan menjaga fungsi organ, seperti:


Terapi oksigen atau ventilator

Infus cairan

Obat antivirus pada kasus tertentu

Cuci darah untuk gangguan ginjal berat

ECMO untuk kasus kerusakan paru parah


Penanganan cepat sangat menentukan tingkat kesembuhan pasien.


6. Cara Pencegahan yang Paling Efektif


Karena belum tersedia vaksin, pencegahan menjadi langkah utama:


Menjaga kebersihan rumah dan makanan

Menghindari kontak dengan tikus dan cairannya

Menggunakan disinfektan di area rawan

Menutup akses tikus ke rumah

Menggunakan APD jika bekerja di lingkungan berisiko



Kesimpulan


Hantavirus adalah infeksi berbahaya yang berasal dari tikus dan dapat menyerang paru-paru maupun ginjal. Meski jarang terjadi, dampaknya bisa fatal. Kebersihan lingkungan dan kewaspadaan terhadap hewan pengerat menjadi kunci utama pencegahan.