Bataranews– Pemerintah membantah kabar yang menyebut Presiden Prabowo Subianto akan melanjutkan kunjungan ke Italia setelah menyelesaikan agenda kenegaraan di Prancis. Pemerintah menegaskan bahwa jadwal resmi yang diumumkan hanya mencakup lawatan ke Prancis.
Pemerintah Tegaskan Tidak Ada Agenda ke Italia
Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI, Muhammad Qodari, menyatakan sejak awal tidak pernah ada pernyataan resmi dari pemerintah mengenai rencana kunjungan Presiden Prabowo ke Italia.
Menurutnya, seluruh agenda perjalanan luar negeri presiden selalu disampaikan secara resmi kepada publik. Karena itu, informasi mengenai tujuan negara lain yang belum diumumkan pemerintah tidak dapat dianggap sebagai agenda resmi.
"Sejak awal tidak ada statement pemerintah RI bahwa presiden akan ke Italia. Jadwal resmi memang hanya ke Prancis," kata Qodari.
Kunjungan Tambahan Masih Sebatas Wacana
Qodari menjelaskan, apabila terdapat pembahasan mengenai kemungkinan tujuan lain selama perjalanan dinas presiden, hal tersebut masih berupa rencana dan belum menjadi keputusan resmi.
Pemerintah, kata dia, akan menyampaikan informasi secara terbuka apabila terdapat perubahan atau penambahan agenda kunjungan luar negeri Presiden Prabowo.
Lawatan ke Prancis Bawa Misi Kerja Sama Strategis
Selain menanggapi isu Italia, Qodari juga menjelaskan alasan kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis yang bertepatan dengan momentum Iduladha 1446 Hijriah.
Menurutnya, lawatan tersebut merupakan balasan atas kunjungan kenegaraan Presiden Prancis Emmanuel Macron sebelumnya. Selain itu, kunjungan tersebut membawa berbagai agenda kerja sama bilateral di sektor pertahanan, energi, pendidikan, hingga teknologi.
Pemerintah juga menilai hubungan personal yang baik antara kedua pemimpin negara menjadi faktor pendukung dalam memperkuat hubungan Indonesia dan Prancis.
Dampak dan Tindak Lanjut
Hasil kunjungan ke Prancis disebut menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis yang diharapkan mampu memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi kedua negara.
Pemerintah menegaskan akan terus menyampaikan perkembangan terkait agenda internasional Presiden Prabowo melalui jalur resmi guna menghindari munculnya spekulasi di tengah masyarakat.
Kesimpulan
Pemerintah memastikan tidak ada agenda resmi Presiden Prabowo Subianto untuk berkunjung ke Italia setelah lawatan ke Prancis. Hingga saat ini, seluruh jadwal yang diumumkan hanya mencakup kunjungan kenegaraan ke Prancis dengan fokus pada penguatan kerja sama bilateral di berbagai sektor strategis.
