Bataranews– Rencana PSSI menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) untuk pertandingan menghadapi Vietnam pada ASEAN Championship 2026 mendapat sorotan dari media Vietnam. Mereka menilai keputusan tersebut dapat memberikan keuntungan besar bagi Timnas Indonesia karena dukungan suporter yang lebih masif.
Sebelumnya, Timnas Indonesia dikabarkan akan menggunakan Stadion Pakansari sebagai markas selama fase grup turnamen. Namun, Ketua Umum Erick Thohir membuka kemungkinan penggunaan SUGBK apabila menghadapi lawan kuat seperti Vietnam atau Thailand.
PSSI Pertimbangkan Stadion Lebih Besar
Erick Thohir menjelaskan pemilihan stadion akan disesuaikan dengan lawan yang dihadapi serta kondisi lapangan yang tersedia.
Menurutnya, laga melawan tim-tim besar berpotensi menarik jumlah penonton yang lebih banyak sehingga stadion berkapasitas besar menjadi pilihan yang lebih ideal.
Selain itu, rotasi penggunaan stadion juga diperlukan untuk menjaga kualitas rumput tetap prima selama turnamen berlangsung.
Media Vietnam Sebut Indonesia Cari Keuntungan
Reaksi datang dari media Vietnam yang menilai penggunaan SUGBK bukan sekadar soal kapasitas stadion.
Mereka menyoroti kapasitas Stadion Pakansari yang sekitar 30 ribu penonton, sementara SUGBK mampu menampung lebih dari 77 ribu suporter.
Menurut media tersebut, kehadiran puluhan ribu pendukung Indonesia dapat menciptakan tekanan besar bagi tim tamu.
Media Vietnam bahkan menyebut langkah tersebut sebagai upaya Indonesia untuk memperkuat keuntungan kandang saat menghadapi juara bertahan ASEAN Championship.
Duel Panas di Grup A
Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste.
Pertemuan Indonesia melawan Vietnam dijadwalkan berlangsung pada 3 Agustus 2026 dan diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik di fase grup.
Vietnam datang dengan status juara bertahan, sementara Indonesia bertekad memanfaatkan keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri untuk meraih hasil maksimal.
Kim Sang-sik Mulai Pantau Timnas Indonesia
Pelatih Vietnam, Kim Sang-sik, juga dikabarkan telah memantau perkembangan Timnas Indonesia dalam FIFA Matchday terbaru.
Langkah tersebut menunjukkan keseriusan Vietnam dalam mempersiapkan laga melawan skuad Garuda yang kini diperkuat banyak pemain berkualitas.
Pertandingan Indonesia kontra Vietnam diperkirakan akan menjadi salah satu laga yang paling dinanti sepanjang ASEAN Championship 2026 karena mempertemukan dua kekuatan utama sepak bola Asia Tenggara.
Kesimpulan
Rencana penggunaan SUGBK untuk laga Indonesia melawan Vietnam langsung memicu perhatian media Vietnam. Mereka menilai kapasitas stadion dan dukungan puluhan ribu suporter bisa menjadi keuntungan besar bagi Timnas Indonesia. Dengan status Vietnam sebagai juara bertahan, duel kedua tim dipastikan berlangsung sengit dan sarat gengsi.

