Bataranews– Kisah William Saliba pada Piala Dunia 2026 menjadi salah satu cerita paling menyedihkan sepanjang turnamen. Bek andalan Timnas Prancis itu dikabarkan memilih tetap tampil membela negaranya meski telah mengalami cedera punggung yang serius.
Tolak Operasi Demi Piala Dunia
Usai membantu Arsenal meraih gelar Premier League, Saliba disebut telah mengalami gangguan pada bagian punggung yang membutuhkan tindakan operasi.
Tim medis dikabarkan menyarankan agar pemain berusia 25 tahun itu menjalani operasi lebih dulu dan tidak memaksakan diri tampil di Piala Dunia. Namun, demi mewujudkan impiannya membela Prancis di panggung terbesar sepak bola dunia, Saliba memilih menunda prosedur tersebut.
Keputusan itu disebut mengingatkan banyak pihak pada kasus Samuel Umtiti, yang juga pernah menunda operasi demi membela tim nasional dan kemudian mengalami penurunan karier akibat cedera berkepanjangan.
Ambruk Saat Menghadapi Spanyol
Momen yang paling mengkhawatirkan terjadi saat Prancis menghadapi Spanyol di babak semifinal Piala Dunia.
Tanpa adanya benturan dengan pemain lawan, Saliba tiba-tiba terjatuh di lapangan sambil memegangi bagian punggungnya. Tim medis segera memberikan penanganan sebelum sang pemain meninggalkan pertandingan.
Insiden tersebut menjadi salah satu momen yang paling menyita perhatian karena terjadi tanpa kontak fisik, mengindikasikan cedera yang telah lama dialaminya kambuh dalam kondisi lebih serius.
Masa Depan Karier Jadi Sorotan
Setelah pertandingan berakhir, beredar laporan yang menyebut Saliba mengungkapkan penyesalannya atas kondisi yang dialaminya. Cedera punggung tersebut memunculkan kekhawatiran mengenai kelanjutan kariernya sebagai pesepak bola profesional.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari Arsenal maupun Federasi Sepak Bola Prancis mengenai tingkat keparahan cedera maupun kemungkinan sang pemain harus menjalani operasi dalam waktu dekat.
Kesimpulan
Cedera yang dialami William Saliba menjadi pengingat bahwa ambisi membela negara di turnamen besar sering kali menuntut pengorbanan yang tidak kecil. Meski memilih mengutamakan Timnas Prancis, kondisi fisik yang memburuk kini membuat masa depan bek Arsenal tersebut masih dipenuhi tanda tanya.


