Bataranews– Kemenangan dramatis Timnas Argentina atas Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026 kembali memicu perdebatan. Bukan hanya soal hasil pertandingan, tetapi juga berbagai insiden yang dinilai kontroversial sepanjang laga.
Media Inggris, The Telegraph, menerbitkan artikel naratif yang menyoroti puluhan aksi pemain Argentina yang disebut sebagai upaya mengganggu konsentrasi dan ritme permainan The Three Lions.
The Telegraph Sebut Ada 31 Insiden Kontroversial
Dalam artikelnya, The Telegraph mengklaim terdapat 31 insiden yang dianggap sebagai bentuk permainan keras maupun tindakan tidak sportif dari para pemain Argentina.
Beberapa di antaranya meliputi tekel keras, pelanggaran tanpa bola, protes berlebihan kepada wasit, dugaan upaya memengaruhi keputusan pengadil pertandingan, hingga aksi mengulur waktu pada menit-menit akhir.
Media tersebut juga menyoroti sejumlah duel yang melibatkan pemain seperti Enzo Fernández, Leandro Paredes, Cristian Romero, Giuliano Simeone, serta Lionel Messi.
Messi dan Rekan-rekannya Ikut Disorot
Salah satu momen yang mendapat perhatian adalah ketika Lionel Messi beberapa kali terlihat berdiskusi dan menyampaikan protes kepada wasit selama pertandingan berlangsung.
Selain itu, The Telegraph menilai beberapa pemain Argentina berusaha memancing emosi pemain Inggris melalui kontak fisik maupun adu argumen di lapangan.
Menurut media tersebut, rangkaian insiden itu menjadi bagian dari strategi Argentina untuk memecah konsentrasi skuad asuhan Thomas Tuchel.
TyC Sports: Hanya Alasan atas Kekalahan Inggris
Tudingan dari media Inggris langsung mendapat tanggapan dari media Argentina, TyC Sports.
Media tersebut menilai daftar panjang insiden yang dipublikasikan The Telegraph hanyalah bentuk kekecewaan publik Inggris setelah tim nasional mereka gagal melaju ke final Piala Dunia 2026.
TyC Sports berpendapat bahwa pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi seperti lazimnya laga semifinal, sementara keputusan-keputusan di lapangan sepenuhnya berada di tangan wasit.
Laga Sarat Emosi hingga Akhir Pertandingan
Semifinal antara Argentina dan Inggris memang berlangsung dalam tensi tinggi sejak menit awal hingga peluit panjang dibunyikan.
Selain duel keras di lapangan, pertandingan juga diwarnai adu mulut antarpemain, protes kepada wasit, hingga selebrasi usai laga yang memicu perdebatan. Salah satu yang menjadi sorotan adalah munculnya spanduk bertuliskan "Kepulauan Falkland milik Argentina", yang disebut memuat pesan politik dan menuai kontroversi.
Kesimpulan
Terlepas dari berbagai tudingan yang muncul, Argentina tetap memastikan langkah ke final Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Inggris dengan skor 2-1. Sementara itu, daftar 31 insiden yang dipublikasikan The Telegraph masih menjadi perdebatan, dengan kubu Argentina menilai tuduhan tersebut tidak lebih dari respons atas kekalahan Inggris di laga semifinal.

