-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Prabowo Resah Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, PSSI Minta Dukungan Anggaran Demi Target 2030

Juli 11, 2026 Last Updated 2026-07-11T08:15:50Z



Bataranews– Kegagalan Timnas Indonesia lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 masih menyisakan kekecewaan, termasuk bagi Presiden RI Prabowo Subianto. Meski mengapresiasi berbagai capaian pembangunan nasional, Prabowo mengaku belum merasa puas karena skuad Garuda belum mampu tampil di ajang sepak bola terbesar dunia.


Pernyataan tersebut mendapat respons dari Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, yang menilai perhatian Presiden menjadi sinyal kuat dukungan pemerintah terhadap perkembangan sepak bola nasional.


Prabowo Ingin Indonesia Tampil di Piala Dunia


Dalam peluncuran Program Mandatori Biodiesel B50 di Karawang, Prabowo mengatakan masih memiliki satu kegelisahan besar, yakni melihat Timnas Indonesia belum mampu menembus putaran final Piala Dunia.


Menurutnya, sepak bola bukan sekadar olahraga, tetapi juga menyangkut kehormatan bangsa di mata dunia.


Karena itu, Prabowo meminta Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyiapkan langkah konkret agar Indonesia dapat bersaing dan lolos ke Piala Dunia 2030 yang akan digelar di Spanyol, Portugal, dan Maroko.


Arya Sinulingga: Timnas Butuh Dukungan Pendanaan


Menanggapi pernyataan Presiden, Arya Sinulingga mengatakan Prabowo juga menyinggung perlunya dukungan pemerintah, termasuk dari sisi anggaran.


Menurut Arya, perhatian Presiden kepada Menteri Keuangan menunjukkan bahwa pengembangan sepak bola nasional membutuhkan dukungan pembiayaan yang memadai.


Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan PSSI dapat memperkuat program pembinaan pemain, pengembangan kompetisi, hingga persiapan tim nasional dalam jangka panjang.


Kegagalan 2026 Jadi Pelajaran


Timnas Indonesia sebelumnya gagal mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah menelan kekalahan dari Arab Saudi dan Irak pada putaran keempat Kualifikasi Zona Asia.


Meski gagal melaju ke putaran final, Arya menilai pencapaian tersebut tetap menjadi salah satu perjalanan terbaik Timnas Indonesia di level internasional.


Ia berharap pengalaman itu menjadi fondasi untuk membangun tim yang lebih kompetitif dalam siklus menuju Piala Dunia 2030.


Fokus Perbaikan Kompetisi dan Pembinaan


PSSI menegaskan bahwa target menuju Piala Dunia 2030 tidak hanya bergantung pada tim nasional senior.


Perbaikan kualitas kompetisi domestik, pembinaan usia muda, peningkatan kualitas pelatih, serta pengembangan infrastruktur sepak bola dinilai menjadi faktor penting agar Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara kuat di Asia.


Dengan proses pembinaan yang berkelanjutan, PSSI optimistis peluang Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia edisi berikutnya akan semakin terbuka.


Kesimpulan


Pernyataan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan besarnya harapan agar Timnas Indonesia mampu mencatat sejarah dengan tampil di Piala Dunia 2030. PSSI pun menyambut dukungan tersebut dan menegaskan komitmennya untuk terus membangun sepak bola nasional melalui pembinaan, peningkatan kompetisi, serta sinergi dengan pemerintah demi mewujudkan impian masyarakat Indonesia.