-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Purbaya Akhirnya Bertemu Said Iqbal, Dialog Pajak JHT Berpotensi Redam Aksi Buruh

Juli 08, 2026 Last Updated 2026-07-08T08:22:37Z



Bataranews– Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menjadwalkan pertemuan dengan Staf Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, di Kantor Kementerian Keuangan pada Rabu (8/7/2026). Pertemuan tersebut dilakukan setelah sebelumnya muncul keluhan dari Said yang mengaku kesulitan mendapatkan kesempatan berdialog dengan Menkeu.


Purbaya menyampaikan bahwa dirinya telah mengundang Said Iqbal untuk makan siang bersama pada pukul 12.00 WIB. Meski demikian, ia belum mengungkapkan secara rinci agenda pembahasan dalam pertemuan tersebut.


Said Iqbal Sebelumnya Keluhkan Sulit Bertemu Menkeu


Sebelum adanya kepastian jadwal pertemuan, Said Iqbal sempat menyampaikan kekecewaannya karena beberapa kali permohonan audiensi kepada Menteri Keuangan belum mendapatkan tanggapan.


Menurut Said, surat resmi yang diajukan sebagai Staf Khusus Presiden telah dikirimkan, namun belum memperoleh respons. Ia mengaku ingin berdialog mengenai sejumlah aspirasi buruh, khususnya terkait kebijakan perpajakan atas manfaat jaminan sosial.


Said juga menilai komunikasi tersebut penting agar dirinya dapat menyampaikan hasil pembahasan kepada Presiden Prabowo Subianto.


Pajak JHT Jadi Sorotan Utama


Salah satu isu yang ingin dibahas Said Iqbal adalah kebijakan pajak atas manfaat Jaminan Hari Tua (JHT).


Ia menyampaikan aspirasi para pekerja yang menginginkan agar pencairan JHT tidak lagi dikenakan pajak. Selain JHT, buruh juga meminta evaluasi terhadap pajak yang dikenakan pada Tunjangan Hari Raya (THR), pesangon, serta manfaat jaminan sosial lainnya.


Menurut Said, pembahasan langsung dengan Menteri Keuangan menjadi langkah penting sebelum menyampaikan rekomendasi kepada Presiden.


Rencana Demonstrasi Buruh Masih Menunggu Hasil Dialog


Di tengah proses komunikasi tersebut, sejumlah organisasi buruh telah merencanakan aksi demonstrasi di depan Kantor Kementerian Keuangan pada Kamis (9/7/2026).


Aksi itu diperkirakan diikuti sekitar 1.000 hingga 1.500 peserta dari berbagai federasi serikat pekerja di wilayah Jabodetabek.


Empat tuntutan utama yang akan disampaikan meliputi:


Penghapusan pajak Jaminan Hari Tua (JHT).

Penghapusan pajak Tunjangan Hari Raya (THR).

Penghapusan pajak pesangon.

Penghapusan pajak atas manfaat jaminan sosial, termasuk dana pensiun.


Namun, Said Iqbal menyatakan aksi tersebut masih berpeluang dibatalkan apabila dialog dengan Menteri Keuangan menghasilkan kesepahaman yang positif.


Kesimpulan


Pertemuan antara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Said Iqbal menjadi momentum penting untuk membangun komunikasi antara pemerintah dan kalangan buruh. Hasil dialog tersebut diharapkan mampu memberikan kejelasan terkait aspirasi mengenai kebijakan perpajakan serta membuka peluang meredam rencana demonstrasi yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Juli 2026.