Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) dalam upacara di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/10/2026). Tandyo menggantikan Jenderal Maruli Simanjuntak untuk memimpin jajaran TNI Angkatan Darat.
Pelantikan tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan karier militer Tandyo, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Panglima TNI. Ia menduduki posisi tersebut sejak dilantik pada 10 Agustus 2025.
Prosesi pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu, petugas membacakan Keputusan Presiden (Keppres) yang menjadi dasar pengangkatan pejabat yang dilantik.
Dalam ketentuan tersebut, pejabat yang dilantik juga diberikan hak keuangan dan fasilitas lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Prabowo Pimpin Pengucapan Sumpah Jabatan
Setelah pembacaan Keppres, Presiden Prabowo memimpin pengucapan sumpah jabatan. Dalam sumpah tersebut, pejabat yang dilantik menyatakan komitmen untuk setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta menjalankan peraturan perundang-undangan dengan penuh tanggung jawab.
Sumpah jabatan itu juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi etika jabatan dan melaksanakan tugas sebaik-baiknya demi kepentingan bangsa dan negara.
Usai pengucapan sumpah, rangkaian acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan sebagai bagian dari proses resmi pengangkatan jabatan.
Pelantikan KSAD merupakan bagian penting dari kepemimpinan TNI AD, mengingat posisi tersebut memiliki tanggung jawab strategis dalam pembinaan kekuatan, kesiapan personel, serta pelaksanaan tugas Angkatan Darat.
Rekam Jejak Tandyo Budi Revita di TNI
Jenderal Tandyo Budi Revita merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1991. Sepanjang karier militernya, ia telah menempati sejumlah posisi penting di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Beberapa jabatan yang pernah diembannya antara lain Komandan Resimen Induk Kodam IX/Udayana, Panglima Komando Daerah Militer IV/Diponegoro, serta Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat.
Pengalaman di berbagai jabatan tersebut menjadi bagian dari perjalanan karier Tandyo sebelum dipercaya memimpin TNI AD sebagai KSAD.
Dengan jabatan barunya, Tandyo akan mengemban tanggung jawab dalam mengarahkan pembinaan organisasi, pengembangan profesionalisme prajurit, serta kesiapan operasional TNI Angkatan Darat sesuai kebijakan pertahanan negara.
Gantikan Maruli Simanjuntak sebagai KSAD
Pengangkatan Tandyo menandai pergantian kepemimpinan dari Jenderal Maruli Simanjuntak. Posisi KSAD merupakan salah satu jabatan utama dalam struktur TNI yang berperan dalam penyelenggaraan tugas dan pembinaan kekuatan Angkatan Darat.
Kepemimpinan baru diharapkan dapat menjaga kesinambungan program organisasi, meningkatkan kesiapan prajurit, serta memperkuat profesionalisme TNI AD dalam menghadapi tantangan pertahanan dan keamanan.
Dengan pengalaman yang dimiliki, Tandyo kini memikul tanggung jawab untuk memimpin institusi Angkatan Darat sekaligus melanjutkan pelaksanaan kebijakan pertahanan sesuai arahan Panglima TNI dan pemerintah.(Rhz2797)


