Bek Timnas Brasil U17, Luis Eduardo, memberikan pujian tulus kepada Timnas U17 Indonesia usai laga Grup H Piala Dunia U17 2025 yang digelar di Aspire Academy, Doha, Jumat malam.
Meski Brasil menang telak 4-0, Eduardo menilai bahwa pertandingan tersebut tidak semudah yang terlihat di papan skor.
Kemenangan ini membawa Brasil mengoleksi enam poin dari dua laga—setelah sebelumnya menggilas Honduras 7-0—dan memastikan langkah mereka ke babak 32 besar. Namun, Eduardo menegaskan bahwa Indonesia tampil solid dan memberikan perlawanan sengit di sepanjang pertandingan.
“Mereka (Indonesia) adalah tim yang sangat bagus. Skornya memang 4-0, tapi itu pertandingan yang berat,” ujar Luis Eduardo, dikutip dari Antara.
Pemain muda milik klub Gremio itu menambahkan bahwa laga melawan Indonesia menjadi pengingat penting agar Brasil tidak lengah di laga berikutnya.
“Sekarang kami perlu bekerja lebih keras untuk melawan Zambia, karena Indonesia benar-benar menyulitkan kami. Mereka bermain sangat baik,” lanjutnya.
Brasil Tetap Rendah Hati dan Hargai Suporter
Brasil datang ke turnamen ini dengan status salah satu favorit juara, setelah empat kali menjuarai Piala Dunia U17. Namun, di edisi 2023 mereka harus puas terhenti di perempat final usai dikalahkan Argentina.
Luis Eduardo pun mengungkapkan rasa terima kasih kepada para pendukung, termasuk suporter Indonesia yang turut memeriahkan pertandingan di stadion.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan bermain di Liga Indonesia, Eduardo menjawab santai sambil tersenyum.
“Saya belum bisa mengatakan apa pun tentang masa depan saya, tapi kalau tertarik, silakan hubungi manajer saya,” ucapnya.
Garuda Muda Ambil Pelajaran Berharga
Meski kalah, Timnas U17 Indonesia menilai laga melawan Brasil memberi pengalaman penting, terutama soal tekanan dan duel fisik di level dunia.
Penyerang muda Fadly Alberto Hengga menyebut pertandingan ini menjadi pembelajaran besar bagi skuad Garuda Muda.
“Yang bisa kita ambil ya itu, perlawanan dari Brasil sangat ketat sekali pressing-nya,” ujar Fadly.
Ia menambahkan bahwa semangat dan solidaritas antarpemain tetap terjaga selama 90 menit pertandingan.
“Kami dari babak pertama sampai selesai terus saling menguatkan. Kalau ada yang buat kesalahan, kami bantu agar jangan merasa bersalah,” tegasnya.
Harapan di Laga Penentuan
Timnas U17 Indonesia masih memiliki peluang tipis untuk lolos ke babak 32 besar.
Untuk mewujudkannya, mereka wajib menang melawan Honduras di laga terakhir dan berharap hasil dari pertandingan lain menguntungkan.
“Pelatih bilang tidak ada yang tidak mungkin. Kita lawan Brasil cuma kalah 0-4, sedangkan Honduras 0-7. Jadi ini tantangan besar untuk laga terakhir,” kata Fadly menutup pernyataannya.

