Kesehatan ginjal sering kali baru disadari ketika fungsinya sudah terganggu. Padahal, tanpa disadari, ada kebiasaan sehari-hari yang terlihat sepele namun bisa merusak ginjal secara perlahan hingga berujung pada gagal ginjal.
Berdasarkan informasi yang dibagikan melalui Instagram @dokterdecsa, banyak pasien gagal ginjal ternyata memiliki pola hidup yang tampak biasa, tetapi berdampak buruk bagi kesehatan ginjal. Apa saja kebiasaan tersebut? Berikut ulasannya.
1. Konsumsi Obat Nyeri dalam Jangka Panjang
Obat pereda nyeri memang efektif mengatasi rasa sakit. Namun, penggunaan obat nyeri secara berkepanjangan tanpa pengawasan dokter dapat mengganggu fungsi ginjal.
Menurut Rumah Sakit Hermina, beberapa jenis obat nyeri dapat:
Mengurangi aliran darah ke ginjal
Mengiritasi jaringan ginjal
Menurunkan kemampuan ginjal menyaring limbah
Karena itu, obat nyeri sebaiknya digunakan seperlunya dan selalu dikonsultasikan dengan tenaga medis.
2. Terlalu Sering Mengonsumsi Makanan Asin
Tanpa disadari, konsumsi garam masyarakat Indonesia tergolong tinggi. Rata-rata asupan garam bisa mencapai lebih dari 15 gram per hari, padahal batas aman menurut WHO hanya 5 gram per hari.
Menurut Alodokter, konsumsi garam berlebih membuat ginjal bekerja ekstra keras untuk membuang natrium dari tubuh. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini dapat merusak ginjal dan meningkatkan risiko gagal ginjal.
Untuk menguranginya:
Batasi makanan olahan seperti sosis, kornet, dan ikan asin
Pilih produk dengan label rendah garam
Kurangi penggunaan garam dan penyedap berlebihan saat memasak
3. Jarang Minum Air Putih
Air putih memiliki peran penting dalam membantu ginjal:
Membuang racun dan sisa metabolisme
Menjaga keseimbangan cairan tubuh
Menurut Halodoc, kurang minum air putih dapat menyebabkan:
Dehidrasi
Batu ginjal
Infeksi saluran kemih
Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berujung pada kerusakan ginjal. Oleh karena itu, penting untuk memenuhi kebutuhan cairan harian agar fungsi ginjal tetap optimal.
4. Mengabaikan Tekanan Darah dan Gula Darah
Hipertensi dan diabetes sering dianggap sebagai penyakit biasa, padahal keduanya merupakan penyebab utama gagal ginjal kronis.
Tekanan darah dan kadar gula darah yang tidak terkontrol dapat merusak pembuluh darah ginjal secara perlahan. Jika sudah terdiagnosis, penderita disarankan untuk:
Rutin kontrol ke dokter
Minum obat sesuai anjuran
Menjaga pola makan dan gaya hidup sehat
5. Kurang Aktivitas Fisik (Mager)
Kebiasaan malas bergerak atau kurang aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko sindrom metabolik, yang berkaitan erat dengan hipertensi dan diabetes.
Menurut laman Jaga Diri, tubuh yang jarang bergerak akan mengalami:
Penurunan metabolisme
Menurunnya daya tahan tubuh
Peningkatan risiko penyakit kronis
Dampaknya, kesehatan ginjal pun ikut terancam. Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, atau olahraga ringan sudah cukup membantu menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Kesimpulan
Ginjal adalah organ yang bekerja secara diam-diam, namun bisa rusak perlahan akibat kebiasaan buruk yang sering diremehkan. Konsumsi obat nyeri berlebihan, makan terlalu asin, kurang minum air, mengabaikan tekanan darah dan gula darah, serta malas bergerak adalah faktor risiko yang perlu diwaspadai.
Mulai sekarang, jaga kesehatan ginjal dengan pola hidup sehat, minum air putih yang cukup, batasi asupan garam, aktif bergerak, dan rutin memeriksakan kesehatan. Ginjal sehat, kualitas hidup pun terjaga.

