-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

5 Kebiasaan Sepele yang Bisa Merusak Ginjal dan Berujung Gagal Ginjal

Februari 03, 2026 Last Updated 2026-02-02T23:43:13Z



Kesehatan ginjal sering kali baru disadari ketika fungsinya sudah terganggu. Padahal, tanpa disadari, ada kebiasaan sehari-hari yang terlihat sepele namun bisa merusak ginjal secara perlahan hingga berujung pada gagal ginjal.


Berdasarkan informasi yang dibagikan melalui Instagram @dokterdecsa, banyak pasien gagal ginjal ternyata memiliki pola hidup yang tampak biasa, tetapi berdampak buruk bagi kesehatan ginjal. Apa saja kebiasaan tersebut? Berikut ulasannya.


1. Konsumsi Obat Nyeri dalam Jangka Panjang


Obat pereda nyeri memang efektif mengatasi rasa sakit. Namun, penggunaan obat nyeri secara berkepanjangan tanpa pengawasan dokter dapat mengganggu fungsi ginjal.


Menurut Rumah Sakit Hermina, beberapa jenis obat nyeri dapat:


Mengurangi aliran darah ke ginjal


Mengiritasi jaringan ginjal


Menurunkan kemampuan ginjal menyaring limbah


Karena itu, obat nyeri sebaiknya digunakan seperlunya dan selalu dikonsultasikan dengan tenaga medis.


2. Terlalu Sering Mengonsumsi Makanan Asin


Tanpa disadari, konsumsi garam masyarakat Indonesia tergolong tinggi. Rata-rata asupan garam bisa mencapai lebih dari 15 gram per hari, padahal batas aman menurut WHO hanya 5 gram per hari.


Menurut Alodokter, konsumsi garam berlebih membuat ginjal bekerja ekstra keras untuk membuang natrium dari tubuh. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini dapat merusak ginjal dan meningkatkan risiko gagal ginjal.


Untuk menguranginya:


Batasi makanan olahan seperti sosis, kornet, dan ikan asin


Pilih produk dengan label rendah garam


Kurangi penggunaan garam dan penyedap berlebihan saat memasak


3. Jarang Minum Air Putih


Air putih memiliki peran penting dalam membantu ginjal:


Membuang racun dan sisa metabolisme


Menjaga keseimbangan cairan tubuh


Menurut Halodoc, kurang minum air putih dapat menyebabkan:


Dehidrasi


Batu ginjal


Infeksi saluran kemih


Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berujung pada kerusakan ginjal. Oleh karena itu, penting untuk memenuhi kebutuhan cairan harian agar fungsi ginjal tetap optimal.


4. Mengabaikan Tekanan Darah dan Gula Darah


Hipertensi dan diabetes sering dianggap sebagai penyakit biasa, padahal keduanya merupakan penyebab utama gagal ginjal kronis.


Tekanan darah dan kadar gula darah yang tidak terkontrol dapat merusak pembuluh darah ginjal secara perlahan. Jika sudah terdiagnosis, penderita disarankan untuk:


Rutin kontrol ke dokter


Minum obat sesuai anjuran


Menjaga pola makan dan gaya hidup sehat


5. Kurang Aktivitas Fisik (Mager)


Kebiasaan malas bergerak atau kurang aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko sindrom metabolik, yang berkaitan erat dengan hipertensi dan diabetes.


Menurut laman Jaga Diri, tubuh yang jarang bergerak akan mengalami:


Penurunan metabolisme


Menurunnya daya tahan tubuh


Peningkatan risiko penyakit kronis


Dampaknya, kesehatan ginjal pun ikut terancam. Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, atau olahraga ringan sudah cukup membantu menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.


Kesimpulan


Ginjal adalah organ yang bekerja secara diam-diam, namun bisa rusak perlahan akibat kebiasaan buruk yang sering diremehkan. Konsumsi obat nyeri berlebihan, makan terlalu asin, kurang minum air, mengabaikan tekanan darah dan gula darah, serta malas bergerak adalah faktor risiko yang perlu diwaspadai.


Mulai sekarang, jaga kesehatan ginjal dengan pola hidup sehat, minum air putih yang cukup, batasi asupan garam, aktif bergerak, dan rutin memeriksakan kesehatan. Ginjal sehat, kualitas hidup pun terjaga.

×