Nama Fiersa Besari kembali menjadi sorotan publik setelah mengungkap nominal pajak yang ia bayarkan pada tahun 2026. Melalui unggahan Instagram Story, pelantun lagu “Celengan Rindu” itu membagikan bukti pembayaran pajak sebesar Rp129.161.596.
Unggahan tersebut bukan sekadar memamerkan angka fantastis. Fiersa menjelaskan bahwa tujuannya adalah mengingatkan masyarakat tentang pentingnya kesadaran sebagai warga negara Indonesia dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
Menurutnya, ketika seseorang telah memiliki penghasilan, maka statusnya otomatis menjadi wajib pajak. Dalam kondisi tersebut, membayar pajak bukan lagi perkara suka atau tidak suka.
“Masalahnya sudah bukan soal mau atau tidak mau, atau ikhlas atau tidak ikhlas lagi. Kamu tahu status kita ketika sudah berpenghasilan, kita disebut wajib pajak. Jadi suka tidak suka, kita harus bayar,” ujarnya, Senin (2/3/2026).
Fiersa juga menyinggung konsekuensi yang bisa diterima apabila seseorang tidak menjalankan kewajiban tersebut. Ia menyebut adanya risiko denda besar, penyitaan aset, hingga ancaman pidana penjara bagi pelanggar aturan pajak. Ia pun secara terbuka mengaku tidak siap menghadapi hukuman-hukuman tersebut.
Selain itu, Fiersa turut menanggapi anggapan bahwa uang pajak kerap disalahgunakan oleh oknum pemerintah. Ia menilai praktik korupsi memang merupakan kesalahan dan dosa pihak yang bersangkutan. Namun, menurutnya, hal tersebut tidak dapat dijadikan alasan bagi warga negara untuk mengabaikan kewajiban membayar pajak.
“Korupsi atau pemakaian pajak yang tidak semestinya itu merupakan kelalaian, kesalahan, dan dosa pemerintah,” tambahnya.
Lewat akun X miliknya, Fiersa juga menegaskan tetap menjalankan kewajiban sebagai warga negara meski merasa kerap dikecewakan oleh kebijakan pemerintah. “Rajin bayar pajak walaupun kerap dikecewakan,” tulisnya.
Tak hanya itu, ia juga melontarkan sindiran bagi mereka yang memiliki penghasilan besar tetapi enggan membayar pajak. Ia mempertanyakan rasa tanggung jawab sebagai warga negara jika hanya menikmati fasilitas negara tanpa berkontribusi.
Pernyataan Fiersa pun menuai beragam respons dari warganet. Terlepas dari pro dan kontra yang muncul, sikapnya dianggap sebagai pengingat bahwa membayar pajak adalah bagian dari kontribusi nyata untuk pembangunan dan keberlangsungan negara.

