-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Izin Sekolah Dicabut, Orang Tua 500 Siswa SMK IDN Bogor Mengadu ke KPAI

Maret 14, 2026 Last Updated 2026-03-14T14:36:55Z

 

Puluhan orang tua siswa dari SMK IDN Bogor mendatangi kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk menyampaikan keluhan terkait masa depan pendidikan anak-anak mereka. Kedatangan tersebut dilakukan setelah izin operasional sekolah itu dicabut melalui keputusan pemerintah daerah.


Sekitar 30 perwakilan wali murid hadir dalam audiensi dan mediasi yang digelar di kantor KPAI. Mereka berharap negara dapat memberikan solusi atas nasib lebih dari 500 siswa yang terdampak kebijakan tersebut.


Pencabutan izin operasional sekolah itu tertuang dalam Surat Keputusan yang diterbitkan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Keputusan tersebut memicu kekhawatiran para orang tua karena terjadi saat para siswa sedang berada di fase penting pendidikan, termasuk menghadapi ujian sekolah dan proses seleksi masuk perguruan tinggi.


Orang Tua Khawatir Masa Depan Anak


Dalam pertemuan tersebut, para orang tua menegaskan bahwa kebijakan pencabutan izin sekolah tidak hanya berdampak pada aspek administratif, tetapi juga menimbulkan tekanan psikologis bagi para siswa.


Salah satu perwakilan wali murid, Siti Malahayati, mengatakan para siswa saat ini tengah fokus mempersiapkan masa depan mereka. Namun, keputusan penghentian operasional sekolah secara mendadak membuat situasi menjadi tidak pasti.


Ia berharap pemerintah dapat memberikan solusi yang adil agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dan para siswa bisa menyelesaikan pendidikan mereka tanpa gangguan.


Sekolah Dinilai Punya Banyak Prestasi


Para orang tua juga menilai SMK IDN Bogor bukan sekadar lembaga pendidikan biasa. Sekolah tersebut disebut telah memiliki akreditasi A serta dikenal menghasilkan berbagai prestasi di bidang teknologi dan digital hingga tingkat internasional.


Menurut mereka, pencabutan izin operasional berpotensi mengganggu perjalanan akademik siswa yang selama ini telah berjuang meraih berbagai pencapaian.


Wali Murid Bawa Spanduk Protes


Sebagai bentuk aspirasi, para orang tua juga membawa sejumlah spanduk yang berisi pesan kritik terhadap kebijakan tersebut. Beberapa di antaranya bertuliskan kalimat seperti “Prestasi Internasional, Kebijakan Anda Irrasional” serta “Tinta pada SK Bapak, Menghapus Masa Depan Kami.”


Meski demikian, para wali murid menegaskan bahwa kedatangan mereka ke KPAI bukan untuk berkonfrontasi dengan pemerintah daerah. Mereka hanya berharap ada solusi yang adil dan proporsional agar hak pendidikan ratusan siswa tetap terlindungi.


Melalui audiensi ini, para orang tua berharap KPAI dapat memberikan perhatian serius serta mendorong pemerintah dan pihak terkait untuk memastikan lebih dari 500 siswa SMK IDN Bogor tetap dapat melanjutkan pendidikan mereka hingga lulus secara normal.

×