-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Mengapa Surah At-Taubah Tidak Diawali Bismillah? Ini Penjelasan Para Ulama

Maret 08, 2026 Last Updated 2026-03-08T00:48:21Z



Dalam Islam, kalimat Bismillāhir-Raḥmānir-Raḥīm biasanya dibaca ketika memulai sesuatu. Kalimat yang berarti “Dengan menayebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang” ini menjadi pembuka bagi hampir seluruh surah dalam Al-Qur’an.


Namun ada satu surah yang berbeda, yaitu Surah At-Taubah. Jika membuka mushaf Al-Qur’an, kita tidak akan menemukan lafaz bismillah di awal surah tersebut.


Lalu, apa alasan di balik hal itu? Para ulama tafsir memberikan beberapa penjelasan berikut.


1. Berisi Teguran Keras untuk Kaum Munafik dan Musyrik


Salah satu alasan tidak adanya bismillah di awal Surah At-Taubah adalah karena isi surah ini banyak menyinggung kaum munafik dan orang-orang musyrik yang melanggar perjanjian dengan umat Islam.


Kalimat bismillah mengandung makna rahmat dan kasih sayang dari Allah SWT. Sementara surah ini berisi peringatan keras serta ancaman bagi mereka yang menentang dan mengkhianati perjanjian.


Dalam kitab Tafsir Al-Azhar, ulama Indonesia Hamka menjelaskan pendapat ulama terdahulu bahwa basmalah merupakan simbol rahmat dan keamanan. Sedangkan surah ini turun sebagai peringatan keras bagi orang-orang munafik.


2. Mengandung Perintah untuk Memerangi Kaum Musyrik


Isi Surah At-Taubah juga memuat perintah kepada umat Islam untuk menghadapi kaum musyrik yang melanggar perjanjian dan memerangi umat Islam.


Salah satu ayat yang terkenal adalah ayat 5 yang berisi perintah menghadapi kaum musyrik yang terus melanggar perjanjian dan melakukan permusuhan.


Karena isi surah ini menegaskan hukum perang dan sikap tegas terhadap musuh, sebagian ulama menilai bahwa pembukaan dengan kalimat rahmat seperti bismillah tidak sesuai dengan konteksnya.


3. Berisi Pernyataan Pemutusan Perjanjian


Ayat pertama dari Surah At-Taubah secara jelas menyatakan pemutusan hubungan dan perjanjian damai antara kaum muslimin dengan sebagian kaum musyrik yang melanggar kesepakatan.


Ayat tersebut berbunyi bahwa ini adalah pernyataan pemutusan hubungan dari Allah dan Rasul-Nya kepada orang-orang musyrik yang sebelumnya memiliki perjanjian dengan kaum muslimin.


Karena merupakan pengumuman resmi pemutusan perjanjian, pembukaan dengan basmalah tidak digunakan.


4. Dianggap Kelanjutan dari Surah Al-Anfal


Sebagian ulama juga berpendapat bahwa Surah At-Taubah merupakan kelanjutan dari Surah Al-Anfal. Karena dianggap satu rangkaian tema, maka tidak ditambahkan pembuka baru berupa bismillah.


Kesimpulan


Tidak adanya bismillah di awal Surah At-Taubah bukan berarti surah tersebut kurang lengkap. Justru hal itu menunjukkan konteks khusus dari isi surah yang berisi peringatan tegas, pemutusan perjanjian, serta hukum-hukum penting bagi umat Islam.


Dari 114 surah dalam Al-Qur’an, hanya surah inilah yang secara khusus tidak diawali dengan basmalah.

×