-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Kenapa Tikus Takut Suara Jangkrik? Ini Penjelasan Ilmiahnya

April 06, 2026 Last Updated 2026-04-06T05:36:23Z



Banyak orang percaya bahwa suara jangkrik bisa membuat tikus kabur. Ternyata, anggapan ini memang punya penjelasan ilmiah yang cukup masuk akal.


Secara alami, tikus adalah hewan nokturnal yang sangat bergantung pada pendengaran untuk bertahan hidup. Dalam evolusi, tikus mengembangkan respons cepat terhadap suara-suara tertentu sebagai bentuk perlindungan dari ancaman di sekitarnya.


Salah satu alasannya adalah karena suara jangkrik berada pada frekuensi tinggi, sekitar 2.000 hingga 5.000 Hz. Frekuensi ini sangat mudah ditangkap oleh telinga tikus yang sensitif, sehingga memicu kewaspadaan tinggi. Saat mendengar suara tersebut, tikus bisa langsung mengalami respons fight-or-flight response, yaitu memilih melawan atau melarikan diri.


Selain itu, di alam liar, suara jangkrik sering muncul bersamaan dengan aktivitas predator malam seperti burung hantu dan ular. Hal ini membuat tikus secara naluriah mengasosiasikan suara tersebut dengan potensi bahaya.


Menariknya lagi, beberapa penelitian menyebutkan bahwa pola suara jangkrik memiliki kemiripan dengan getaran atau suara yang dihasilkan oleh predator seperti ular viper. Kemiripan ini bisa semakin memperkuat rasa takut tikus.


Kesimpulannya, ketakutan tikus terhadap suara jangkrik bukanlah mitos semata. Hal ini merupakan hasil adaptasi alami yang membantu mereka bertahan hidup dengan lebih waspada terhadap lingkungan sekitar.

×