-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pemerintah Siapkan CNG 3 Kg Pengganti LPG, Warga Tak Perlu Beli Tabung

Mei 22, 2026 Last Updated 2026-05-22T08:12:16Z



Bataranews– Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menyiapkan skema distribusi tabung compressed natural gas (CNG) 3 kilogram sebagai alternatif pengganti LPG subsidi atau gas melon.


Pemerintah memastikan masyarakat nantinya tidak perlu membeli tabung CNG tersebut karena tabung akan disediakan langsung oleh badan usaha penyedia gas.


Masyarakat Hanya Meminjam Tabung


Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menjelaskan bahwa skema distribusi CNG berbeda dengan LPG 3 kg.


Dalam skema yang sedang disusun, kepemilikan tabung tetap berada di tangan penyedia gas, sementara masyarakat hanya meminjam untuk digunakan sehari-hari.


Menurut Laode, langkah ini dilakukan agar masyarakat tidak terbebani biaya awal pembelian tabung.


Pemerintah Pertimbangkan Impor 100 Ribu Tabung


Pemerintah saat ini juga sedang mempertimbangkan impor sekitar 100 ribu tabung CNG 3 kg dari China untuk kebutuhan uji coba dan implementasi awal.


Laode mengatakan proses pengujian terhadap tabung tersebut masih berlangsung dan pengadaan dilakukan oleh calon badan usaha penyedia gas, bukan langsung oleh pemerintah.


Ia menambahkan bahwa tabung CNG membutuhkan spesifikasi khusus karena tekanan gas CNG jauh lebih tinggi dibanding LPG biasa.


Tabung CNG Disebut Pertama di Dunia


Menurut Laode, tabung CNG ukuran setara LPG 3 kg saat ini belum tersedia di dunia.


Karena itu, pemerintah harus memesan tabung tipe khusus berbahan fiber yang ringan dan aman untuk rumah tangga.


Ia mengakui pengembangan program ini penuh tantangan karena Indonesia menjadi negara pertama yang mencoba menerapkan CNG dalam kemasan 3 kg untuk kebutuhan rumah tangga.


Harga Dijamin Tetap Disubsidi


Sementara itu, Bahlil Lahadalia memastikan harga CNG nantinya tidak akan lebih mahal dibanding LPG subsidi.


Menurut Bahlil, pemerintah tetap akan memberikan subsidi agar masyarakat kecil tidak terbebani selama proses transisi energi rumah tangga.


Ia menyebut arahan tersebut datang langsung dari Presiden Prabowo Subianto.


Pemerintah menargetkan harga jual CNG minimal setara dengan harga LPG 3 kg yang saat ini berada di kisaran Rp18.500 hingga Rp19.000 per tabung.


Uji Coba Dimulai di Kota Besar


Kementerian ESDM menargetkan uji coba pemanfaatan CNG sebagai alternatif LPG rampung tahun ini.


Implementasi awal direncanakan dilakukan secara bertahap dimulai dari kota-kota besar sebagai proyek percontohan sebelum diperluas ke wilayah lain di Indonesia.


Kesimpulan


Pemerintah mulai menyiapkan program penggunaan CNG 3 kg sebagai alternatif LPG subsidi dengan skema baru yang membuat masyarakat tidak perlu membeli tabung. Selain tetap disubsidi, program ini juga digadang-gadang menjadi langkah baru dalam transisi energi rumah tangga di Indonesia.