-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pengasuh Pondok di Pati Jadi Tersangka Pelecehan, Saksi Sebut Dianggap ‘Orang Suci’ oleh Pengikutnya

Mei 09, 2026 Last Updated 2026-05-09T08:03:58Z



Bataranews– Pengasuh Pondok Ndholo Kusumo di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, berinisial AS kini menjadi tersangka kasus dugaan pelecehan seksual terhadap santriwatinya.


Dalam konferensi pers bersama tim kuasa hukum korban dan Hotman Paris Hutapea, seorang saksi mengungkap bahwa tersangka selama ini dipercaya sebagai sosok “orang suci” oleh sebagian pengikutnya.


Saksi Mengaku Pernah Sangat Percaya


Saksi berinisial S mengatakan dirinya sempat bekerja di lingkungan pondok dan mempercayai bahwa AS memiliki kedekatan spiritual khusus.


Menurutnya, setiap berada dekat dengan tersangka, dirinya merasa terus mengingat nama Allah.


“Jadi setiap saya dekat dia tuh rasanya menyebut ‘Allah, Allah, Allah’ gitu terus,” ujar S.


Ia menyebut keyakinan tersebut membuat banyak orang di sekitar pondok sangat menghormati sosok pengasuh.


Namun, S mengaku mulai kehilangan kepercayaan sejak 2018 setelah tidak lagi bekerja di lingkungan pesantren tersebut.


Disebut Pernah Didemo pada 2008


Dalam konferensi pers itu, saksi juga mengungkap bahwa AS disebut pernah didemo masyarakat pada 2008 terkait dugaan kasus serupa.


“Dari 2008 itu pernah didemo masyarakat situ,” kata S.


Ia menyebut demo tersebut berkaitan dengan dugaan pelecehan terhadap perempuan.


Selain itu, S juga mengungkap adanya kabar mengenai dugaan korban yang disebut sampai mengalami kehamilan dan pengguguran kandungan.


Pernyataan tersebut kini menjadi perhatian publik setelah kasus dugaan pelecehan kembali mencuat.


Pengikut Disebut Masih Percaya Itu Fitnah


Salah satu anggota Tim Hotman 911, Pangeran Reza, mengatakan masih banyak pengikut tersangka yang menganggap kasus tersebut sebagai fitnah.


Menurutnya, pengaruh AS di lingkungan sekitar pondok masih sangat kuat hingga saat ini.


“Pengikutnya tuh masih luar biasa di sekitar pesantren itu,” ujar Reza.


Ia menilai kondisi tersebut membuat sebagian korban atau pihak lain masih takut untuk berbicara secara terbuka.


Kasus Jadi Sorotan Publik


Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan pengasuh pondok tersebut kini menjadi sorotan luas masyarakat.


Pihak kuasa hukum korban juga mengingatkan bahwa proses pengungkapan kasus tidak mudah karena adanya tekanan sosial dan loyalitas sebagian pengikut terhadap tersangka.


Mereka berharap korban lain yang mengetahui informasi tambahan dapat berani memberikan kesaksian demi membantu proses hukum berjalan secara transparan.


Kesimpulan


Kasus dugaan pelecehan seksual yang menjerat pengasuh Pondok Ndholo Kusumo di Pati terus berkembang setelah muncul kesaksian mengenai besarnya pengaruh tersangka di lingkungan pesantren. Meski telah berstatus tersangka, sebagian pengikut disebut masih menganggap kasus tersebut sebagai fitnah, sehingga proses pengungkapan perkara dinilai penuh tantangan.