Bataranews– Kasus kematian mahasiswi Universitas Hasanuddin berinisial PJ (19) masih terus didalami aparat kepolisian.
Mahasiswi Fakultas Teknik tersebut sebelumnya ditemukan meninggal dunia di area dekat gedung Arsitektur Kampus Teknik Unhas pada Senin malam.
Polisi Temukan Barang Bukti Baru
Dalam perkembangan terbaru, polisi mengungkap adanya sejumlah lembar kertas bergambar kekerasan seksual yang ditemukan di dalam tas pribadi korban.
Andi Alfian mengatakan tas korban ditemukan di sekitar lokasi kejadian, tepatnya di balkon lantai empat gedung yang diduga menjadi lokasi terakhir korban berada.
Selain kertas tersebut, polisi juga menemukan sebilah pisau dapur di dekat jasad korban serta sejumlah barang pribadi lainnya.
Kacamata Korban Tidak Rusak
Polisi juga menyoroti kondisi kacamata korban yang disebut tetap utuh dan tidak mengalami kerusakan meski korban ditemukan meninggal di sekitar gedung kampus.
Temuan tersebut kini menjadi bagian dari barang bukti yang masih didalami untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.
Sementara itu, pihak keluarga diketahui menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.
Korban Sempat Kirim Pesan Suara
Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban disebut sempat mengirim pesan suara kepada salah satu temannya.
Menurut keterangan polisi, pesan tersebut berisi permintaan agar temannya menemukan dirinya untuk terakhir kali.
Korban kemudian ditemukan oleh rekannya tidak lama setelah pesan suara itu dikirim.
Polisi Ungkap Riwayat Ancaman Mengakhiri Hidup
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban disebut pernah beberapa kali mengutarakan keinginan mengakhiri hidup kepada keluarga maupun teman dekatnya.
Polisi kini masih terus mengumpulkan keterangan saksi dan memeriksa seluruh barang bukti untuk memastikan kronologi kejadian secara lengkap.
Pihak Kampus Serahkan ke Polisi
Sementara itu, pihak Fakultas Teknik Unhas menyatakan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada kepolisian.
Pihak kampus juga menegaskan bahwa terdapat aturan yang melarang aktivitas mahasiswa di area kampus pada malam hari.
Kesimpulan
Kasus kematian mahasiswi Unhas berinisial PJ masih dalam tahap penyelidikan polisi. Sejumlah barang bukti baru, termasuk kertas bergambar kekerasan seksual dan pisau dapur, kini menjadi fokus pendalaman aparat untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.
