-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Mau Beli Motor Bekas? Kenali 5 Tanda Bahaya Sebelum Menyesal

Juni 18, 2026 Last Updated 2026-06-18T07:16:37Z



Bataranews– Membeli motor bekas sering menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan dengan biaya lebih terjangkau. Namun, harga murah tidak selalu berarti menguntungkan. Banyak motor bekas yang tampak mulus dari luar ternyata menyimpan berbagai masalah yang bisa menguras kantong setelah dibeli.


Karena itu, calon pembeli perlu lebih teliti sebelum memutuskan membawa pulang motor incaran. Berikut lima tanda motor bekas yang sebaiknya dihindari.


Mesin Terdengar Kasar dan Tidak Stabil


Mesin merupakan komponen utama yang harus diperiksa saat membeli motor bekas. Motor yang masih dalam kondisi baik umumnya memiliki suara mesin halus dan stabil saat dinyalakan.


Sebaliknya, jika terdengar suara kasar, berisik, atau muncul getaran berlebihan, hal tersebut bisa menjadi indikasi adanya keausan pada komponen internal mesin. Kondisi ini berpotensi memerlukan biaya perbaikan yang tidak sedikit.


Asap Knalpot Berwarna Tidak Normal


Perhatikan warna asap yang keluar dari knalpot saat mesin menyala.


Jika muncul asap putih tebal, biru, atau hitam pekat, kemungkinan terdapat masalah pada ruang bakar atau sistem pembakaran mesin. Selain menandakan kondisi mesin yang kurang sehat, masalah ini juga bisa menyebabkan konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.


Rangka Bekas Tabrakan atau Tidak Presisi


Rangka yang pernah mengalami benturan keras dapat memengaruhi keamanan dan kenyamanan berkendara.


Calon pembeli perlu memperhatikan apakah terdapat bekas las, cat yang tidak merata, atau posisi bodi yang terlihat tidak sejajar. Tanda-tanda tersebut bisa menunjukkan bahwa motor pernah mengalami kecelakaan cukup serius.


Kelistrikan Sering Bermasalah


Sistem kelistrikan yang bermasalah juga menjadi sinyal bahwa motor sudah tidak dalam kondisi optimal.


Beberapa gejalanya antara lain lampu yang redup, starter yang sulit digunakan, klakson yang tidak stabil, atau panel indikator yang sering bermasalah. Jika tidak segera diperbaiki, kerusakan dapat merembet ke komponen lain.


Riwayat Servis Tidak Jelas


Motor bekas yang dirawat dengan baik biasanya memiliki catatan servis rutin yang dapat ditunjukkan kepada calon pembeli.


Jika pemilik tidak dapat menunjukkan riwayat perawatan atau servis kendaraan, pembeli perlu lebih berhati-hati. Tanpa riwayat servis yang jelas, kondisi sebenarnya dari motor sulit dipastikan dan berisiko menimbulkan masalah di kemudian hari.


Tips Sebelum Membeli Motor Bekas


Selain memperhatikan lima tanda di atas, calon pembeli disarankan untuk:


1. Melakukan test ride sebelum membeli.


2. Memeriksa kelengkapan dokumen kendaraan.


3. Mengajak mekanik atau orang yang paham otomotif.


4. Membandingkan harga dengan kondisi motor sejenis di pasaran.


5.Memastikan nomor rangka dan nomor mesin sesuai dengan STNK dan BPKB.



Kesimpulan


Motor bekas memang bisa menjadi solusi hemat untuk memiliki kendaraan pribadi. Namun, jangan hanya tergiur harga murah tanpa memeriksa kondisi kendaraan secara menyeluruh. Dengan mengenali tanda-tanda motor bermasalah sejak awal, pembeli dapat terhindar dari biaya perbaikan besar dan mendapatkan kendaraan yang lebih aman serta nyaman digunakan.