-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

5 Aset Terbaik untuk Dana Pensiun, Nomor 3 Bisa Jadi Sumber Penghasilan Pasif

Juli 01, 2026 Last Updated 2026-07-01T12:52:36Z



Bataranews – Masa pensiun menjadi fase kehidupan yang perlu dipersiapkan sejak masih berada di usia produktif. Tanpa perencanaan keuangan yang matang, seseorang berisiko mengalami kesulitan finansial ketika sudah tidak lagi memiliki penghasilan tetap.


Salah satu langkah penting adalah memilih aset investasi yang sesuai untuk jangka panjang. Selain membantu mengembangkan nilai kekayaan, aset yang tepat juga dapat memberikan penghasilan pasif sekaligus melindungi nilai uang dari inflasi.


Berikut lima jenis aset yang dinilai cocok untuk mempersiapkan dana pensiun.


1. Reksa Dana


Reksa dana menjadi pilihan favorit banyak investor karena dikelola oleh manajer investasi profesional. Dana yang dihimpun akan ditempatkan ke berbagai instrumen seperti saham, obligasi, maupun pasar uang sehingga risikonya lebih terdiversifikasi.


Bagi investor dengan jangka waktu panjang, reksa dana saham menawarkan potensi keuntungan yang lebih besar. Sementara itu, reksa dana pendapatan tetap lebih cocok bagi mereka yang mengutamakan kestabilan.


2. Saham Dividen


Saham dividen merupakan saham perusahaan yang secara rutin membagikan keuntungan kepada para pemegang saham.


Selain berpotensi mengalami kenaikan harga, investor juga memperoleh pendapatan pasif dari pembagian dividen. Hal inilah yang membuat saham dividen menjadi salah satu pilihan menarik untuk mendukung kebutuhan finansial saat pensiun.


3. Properti


Properti masih menjadi salah satu aset investasi favorit masyarakat Indonesia.


Rumah, apartemen, hingga ruko dapat menghasilkan pendapatan rutin melalui penyewaan. Selain itu, nilai properti umumnya mengalami kenaikan dalam jangka panjang sehingga berpotensi memberikan keuntungan saat dijual.


Namun, calon investor juga perlu memperhitungkan biaya perawatan, pajak, hingga lokasi sebelum membeli properti sebagai aset pensiun.


4. Logam Mulia


Emas dikenal sebagai aset pelindung nilai (safe haven), terutama ketika kondisi ekonomi sedang tidak menentu.


Nilainya relatif stabil dan cenderung meningkat dalam jangka panjang sehingga sering dijadikan pilihan untuk menjaga daya beli dari dampak inflasi.


Selain mudah diperjualbelikan, emas juga dapat menjadi pelengkap portofolio investasi agar risiko lebih seimbang.


5. Dana Pensiun


Mengikuti program dana pensiun seperti BPJS Ketenagakerjaan atau Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) juga menjadi langkah penting dalam mempersiapkan masa tua.


Melalui program tersebut, peserta akan memperoleh manfaat dana pensiun sesuai ketentuan yang berlaku sehingga memiliki sumber pendapatan ketika sudah tidak lagi bekerja.


Jangan Bergantung pada Satu Jenis Investasi


Perencana keuangan umumnya menyarankan agar dana pensiun tidak hanya ditempatkan pada satu aset saja. Diversifikasi investasi dapat membantu mengurangi risiko apabila salah satu instrumen mengalami penurunan nilai.


Mengombinasikan reksa dana, saham dividen, properti, logam mulia, serta dana pensiun akan membuat portofolio investasi lebih stabil sekaligus meningkatkan peluang memperoleh hasil optimal dalam jangka panjang.


Kesimpulan


Persiapan dana pensiun sebaiknya dimulai sedini mungkin. Reksa dana, saham dividen, properti, logam mulia, dan program dana pensiun merupakan lima aset yang dapat dipertimbangkan untuk membangun masa depan finansial yang lebih aman.


Semakin awal seseorang mulai berinvestasi dan menerapkan strategi diversifikasi, semakin besar pula peluang menikmati masa pensiun yang nyaman tanpa bergantung pada orang lain.