Sebuah video transformasi makeup pengantin dengan kondisi vitiligo menarik perhatian warganet di TikTok. MUA dengan akun @yuliswissty membagikan proses merias seorang pengantin yang memiliki perbedaan warna kulit akibat vitiligo hingga menghasilkan tampilan yang elegan dan memukau.
Unggahan tersebut menjadi sorotan karena menunjukkan bahwa kondisi kulit tidak menghalangi seseorang untuk tampil percaya diri di momen istimewa. Dengan teknik makeup yang disesuaikan, bercak vitiligo dapat dibuat lebih menyatu dengan complexion tanpa harus menghilangkan karakter alami kulit.
Vitiligo sendiri merupakan kondisi yang menyebabkan hilangnya pigmen melanin pada sebagian area kulit. Akibatnya, muncul bercak berwarna lebih terang atau putih. Kondisi ini tidak menular dan bukan disebabkan oleh kebiasaan seseorang dalam menjaga kebersihan kulit.
MUA Sempat Deg-degan Merias Pengantin dengan Vitiligo
Dalam video yang dibagikan melalui TikTok, Yulis Wissty memperlihatkan tahapan makeup dari awal hingga hasil akhirnya. Ia menyebut pengalaman tersebut menjadi salah satu momen yang cukup menantang karena merupakan kali pertama dirinya merias pengantin dengan vitiligo.
Meski sempat merasa gugup, sang MUA mengaku lega karena hasil makeup dapat bertahan dengan baik selama acara.
“Alhamdulillah makeupnya awet, walau awalnya agak deg-degan,” tulisnya dalam keterangan video.
Alih-alih menutupi seluruh karakter kulit secara berlebihan, teknik makeup yang digunakan berfokus pada penyamaan tampilan complexion dan menonjolkan fitur wajah pengantin.
1. Skin Preparation Jadi Langkah Awal
Proses makeup diawali dengan persiapan kulit atau skin preparation. Tahap ini penting untuk memastikan kulit dalam kondisi siap menerima berbagai produk makeup sekaligus membantu menghasilkan complexion yang lebih rapi.
Pada kulit dengan vitiligo, perbedaan warna antara area yang memiliki pigmentasi dan bagian yang mengalami depigmentasi dapat menjadi tantangan tersendiri bagi MUA. Karena itu, pemilihan produk dan teknik aplikasi perlu disesuaikan dengan kondisi kulit klien.
2. Alis Dirapikan, Bulu Mata Bikin Mata Lebih Tegas
Setelah persiapan kulit, riasan dilanjutkan dengan membentuk dan merapikan alis. Pensil alis digunakan untuk memberikan definisi, kemudian concealer diaplikasikan di sekitar alis agar bentuknya terlihat lebih bersih dan terstruktur.
Tahap berikutnya adalah pemasangan bulu mata palsu. Detail ini membuat area mata terlihat lebih tegas sekaligus memberikan kesan glamor yang sesuai dengan konsep makeup pengantin.
3. Foundation High Coverage Tanpa Color Corrector
Bagian complexion menjadi salah satu tahap paling menarik dalam transformasi tersebut. MUA menggunakan foundation dengan coverage tinggi yang disesuaikan dengan warna kulit pengantin.
Menariknya, Yulis tidak menggunakan color corrector dalam proses tersebut. Ia mengandalkan foundation berdaya tutup tinggi untuk membantu meratakan tampilan warna kulit.
Setelah foundation, complexion disempurnakan dengan concealer, liquid blush, dan bedak tabur. Kombinasi tersebut menghasilkan tampilan wajah yang lebih halus sekaligus membantu makeup bertahan lebih lama.
Namun, teknik makeup untuk kulit dengan vitiligo tidak selalu harus sama pada setiap orang. Kondisi kulit, tingkat perbedaan warna, tekstur, hingga kebutuhan pengantin dapat menentukan produk dan metode yang paling sesuai.
4. Cut Crease dan Glitter Emas untuk Tampilan Glam
Pada bagian mata, MUA memilih riasan bernuansa hangat dengan eyeshadow oranye. Teknik cut crease digunakan untuk memberikan definisi yang lebih kuat pada kelopak mata.
Sentuhan glitter berwarna emas kemudian ditambahkan untuk menciptakan efek berkilau. Pilihan tersebut membuat riasan mata terlihat lebih glamor sekaligus memberikan nuansa mewah yang cocok untuk acara pernikahan.
Perpaduan warna hangat dan glitter juga membuat area mata menjadi salah satu fokus utama dalam keseluruhan tampilan.
5. Blush, Highlighter, dan Lipstik Peach Jadi Finishing
Tahap akhir makeup disempurnakan dengan blush on, highlighter, dan lipstik glossy bernuansa peach.
Blush memberikan rona segar pada wajah, sementara highlighter digunakan untuk memberikan efek bercahaya pada bagian tertentu. Sementara itu, warna peach pada bibir membuat keseluruhan makeup tetap terlihat lembut meski menggunakan riasan mata yang cukup glamor.
Hasil akhirnya adalah tampilan pengantin yang terlihat anggun, segar, dan percaya diri. Transformasi tersebut kemudian mendapatkan perhatian luas dari pengguna TikTok.
Mengenal Vitiligo
Vitiligo adalah kondisi kulit yang terjadi ketika sel penghasil melanin atau pigmen kulit mengalami gangguan sehingga sebagian area tubuh kehilangan warna alaminya. Kondisi tersebut dapat muncul pada berbagai bagian tubuh, termasuk wajah, tangan, kaki, atau area lainnya.
Vitiligo tidak menular dan tidak dapat berpindah dari satu orang ke orang lain melalui kontak fisik. Tingkat dan pola perubahan warna kulit juga berbeda pada setiap orang.
Makeup Bukan untuk Menutupi, tetapi Menambah Kepercayaan Diri
Transformasi pengantin dengan vitiligo tersebut menjadi pengingat bahwa makeup dapat digunakan sebagai sarana berekspresi sekaligus meningkatkan rasa percaya diri.
Yang paling penting, pilihan untuk menggunakan makeup atau membiarkan vitiligo terlihat sepenuhnya merupakan keputusan pribadi. Setiap orang berhak menentukan bagaimana ingin tampil, termasuk pada hari pernikahannya.
Video karya Yulis Wissty menunjukkan bagaimana teknik makeup yang tepat dapat membantu menciptakan tampilan sesuai keinginan klien, sekaligus tetap menghargai karakter unik dari kulitnya.(Rhz2797)

