Bataranews– Palung Mariana merupakan tempat terdalam yang pernah diketahui di Bumi. Terletak di Samudra Pasifik bagian barat, palung ini memiliki kedalaman sekitar 11.000 meter pada titik terdalamnya yang dikenal sebagai Challenger Deep. Kedalamannya bahkan melampaui tinggi Gunung Everest jika gunung tersebut diletakkan di dalam palung.
Meski telah menjadi objek penelitian selama puluhan tahun, Palung Mariana masih menyimpan banyak misteri yang belum berhasil diungkap para ilmuwan.
Terbentuk Akibat Tabrakan Lempeng Tektonik
Menurut para ahli geologi, Palung Mariana terbentuk melalui proses subduksi, yaitu ketika satu lempeng tektonik bergerak dan menyusup ke bawah lempeng lainnya.
Di kawasan ini, Lempeng Pasifik yang lebih tua dan lebih padat terus bergerak ke bawah Lempeng Laut Filipina. Proses tersebut berlangsung sangat lambat, hanya beberapa sentimeter setiap tahun, namun telah terjadi selama puluhan juta tahun.
Akibat tekanan yang terus-menerus, dasar laut melengkung dan membentuk jurang raksasa yang kini dikenal sebagai Palung Mariana.
Mengapa Palung Mariana Sangat Dalam?
Kedalaman Palung Mariana dipengaruhi oleh proses geologi yang berlangsung selama jutaan tahun.
Saat Lempeng Pasifik terus menyusup ke bawah Lempeng Laut Filipina, kerak samudra tertarik semakin dalam ke dalam mantel Bumi. Proses ini menciptakan cekungan yang terus memanjang dan semakin dalam dari waktu ke waktu.
Hingga kini, titik terdalam yang berhasil dipetakan berada di Challenger Deep, dengan kedalaman sekitar 10.900–11.000 meter, tergantung metode pengukuran yang digunakan.
Lingkungan Ekstrem di Dasar Laut
Palung Mariana memiliki kondisi yang sangat ekstrem. Tekanan air di dasar palung mencapai lebih dari 1.000 kali tekanan udara di permukaan laut.
Selain itu, suhu air berada di kisaran 1 hingga 4 derajat Celsius dan tidak ada cahaya matahari yang mampu menembus hingga dasar laut.
Meski demikian, para ilmuwan menemukan berbagai organisme unik yang mampu bertahan hidup di lingkungan tersebut, mulai dari bakteri khusus, udang kecil, teripang laut, hingga ikan laut dalam yang memiliki kemampuan beradaptasi terhadap tekanan tinggi.
Sudah Pernah Dijelajahi Manusia
Ekspedisi pertama yang berhasil mencapai dasar Palung Mariana dilakukan pada tahun 1960 menggunakan kapal selam Trieste yang diawaki Jacques Piccard dan Don Walsh.
Puluhan tahun kemudian, beberapa ekspedisi lain kembali dilakukan menggunakan kapal selam modern dan robot bawah laut. Salah satu penyelaman yang cukup dikenal dilakukan oleh sutradara film James Cameron pada tahun 2012.
Meski demikian, jumlah manusia yang pernah mencapai dasar Palung Mariana masih sangat sedikit dibandingkan jumlah orang yang pernah mengunjungi luar angkasa.
Fakta Menarik Palung Mariana
Terletak di sebelah timur Kepulauan Mariana, Samudra Pasifik Barat.
Memiliki titik terdalam bernama Challenger Deep.
Kedalamannya lebih dari 11 kilometer.
Tekanan air mencapai lebih dari 1.000 atmosfer.
Menjadi habitat berbagai makhluk laut ekstrem yang tidak ditemukan di tempat lain.
Hingga kini masih menjadi salah satu wilayah paling sedikit dijelajahi manusia di Bumi.
Kesimpulan
Palung Mariana merupakan hasil proses subduksi antara Lempeng Pasifik dan Lempeng Laut Filipina yang berlangsung selama jutaan tahun. Kedalaman luar biasa, tekanan ekstrem, dan kehidupan unik di dalamnya menjadikan Palung Mariana sebagai salah satu keajaiban geologi sekaligus wilayah paling misterius di planet Bumi. Penelitian yang terus dilakukan di kawasan ini diharapkan mampu mengungkap lebih banyak rahasia tentang sejarah Bumi dan kehidupan di laut dalam.

