Bataranews – Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 6,3 mengguncang wilayah Maluku Utara pada Jumat (3/7/2026) pukul 09.31 WIB atau 11.31 WITA. Getaran sempat dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah dan memicu kekhawatiran akan potensi tsunami.
Namun, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Pusat Gempa Berada di Barat Daya Pulau Doi
Berdasarkan informasi BMKG, episentrum gempa berada pada koordinat 1,93 Lintang Utara dan 127,39 Bujur Timur.
Pusat gempa terletak sekitar 58 kilometer barat daya Pulau Doi, Maluku Utara, atau sekitar 291 kilometer dari Kolongan Akembawi, Sulawesi Utara.
Gempa terjadi pada kedalaman 100 kilometer di bawah permukaan bumi.
BMKG: Gempa Berkedalaman Menengah
BMKG menjelaskan bahwa gempa ini tergolong sebagai gempa berkedalaman menengah.
Dengan kedalaman tersebut, energi gempa umumnya mengalami pelemahan sebelum mencapai permukaan sehingga tingkat kerusakan cenderung lebih rendah dibandingkan gempa dangkal.
Hasil analisis dan pemodelan yang dilakukan BMKG juga menunjukkan bahwa gempa ini tidak memiliki potensi memicu tsunami, sehingga masyarakat diminta tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Belum Ada Laporan Kerusakan
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.
Pihak berwenang masih terus melakukan pemantauan dan pendataan di wilayah yang terdampak getaran.
BMKG Imbau Masyarakat Tetap Tenang
BMKG mengimbau masyarakat di Maluku Utara maupun daerah sekitar yang merasakan getaran agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Warga juga diminta mengikuti perkembangan informasi hanya melalui kanal resmi BMKG untuk menghindari penyebaran hoaks yang sering muncul setelah terjadinya gempa bumi.
Meski tidak berpotensi tsunami, masyarakat tetap diingatkan untuk selalu waspada terhadap kemungkinan gempa susulan serta mengikuti arahan dari pemerintah daerah dan petugas berwenang apabila terjadi perkembangan situasi.
