-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Diet Cuma Makan Dada Ayam, Benarkah Bisa Bikin Tubuh Tetap Sehat? Ini Penjelasan Dokter Gizi

Agustus 16, 2026 Last Updated 2026-08-16T14:54:30Z

Dada ayam sering menjadi pilihan bagi orang yang sedang menjalani program penurunan berat badan. Bagian ayam tanpa kulit ini dianggap lebih rendah lemak dan kolesterol dibandingkan beberapa bagian ayam lainnya.


Namun, muncul pertanyaan: apakah mengandalkan dada ayam saja sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh selama diet?


Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menjelaskan bahwa dada ayam fillet tanpa kulit memang dapat menjadi pilihan protein yang baik dalam pola makan untuk menurunkan berat badan. Bagian tersebut memiliki kandungan lemak jenuh dan kolesterol makanan yang relatif rendah.


Meski demikian, bukan berarti menu diet harus didominasi dada ayam setiap hari. Tubuh tetap membutuhkan berbagai jenis zat gizi yang tidak semuanya dapat diperoleh dari satu jenis makanan.


Jangan Hanya Mengandalkan Dada Ayam


Menurut dr Yaze, variasi makanan menjadi bagian penting dalam menjaga kecukupan nutrisi selama menjalani diet. Sumber protein sebaiknya diganti secara berkala agar tubuh mendapatkan zat gizi yang lebih beragam.


“Untuk kebutuhan serat dan nutrisi lain, jangan cuma dada ayam terus. Sesekali ganti dengan ikan laut atau ikan sungai karena kaya akan Omega-3,” jelas dr Yaze.


Selain ikan, sumber protein lain juga dapat dimasukkan ke dalam menu sehari-hari. Pilihannya antara lain telur, daging sapi tanpa lemak, tahu, tempe, hingga edamame.


Keberagaman tersebut penting karena setiap sumber makanan memiliki kandungan nutrisi yang berbeda. Dengan menu yang lebih bervariasi, kebutuhan berbagai zat gizi seperti zat besi, zinc, vitamin B12, dan nutrisi lainnya dapat lebih mudah terpenuhi.


Serat Tetap Penting Saat Menurunkan Berat Badan


Selain protein, asupan serat juga tidak boleh dilupakan ketika seseorang menjalani program penurunan berat badan. Serat dapat diperoleh dari berbagai jenis sayuran dan buah.


Dr Yaze menyarankan agar konsumsi sayur dan buah tetap menjadi bagian dari pola makan sehari-hari. Keduanya memiliki manfaat nutrisi yang berbeda sehingga sebaiknya dikombinasikan.


Namun, porsi sayuran dan buah juga perlu diperhatikan. Sayuran umumnya memiliki kandungan kalori dan gula yang lebih rendah, sedangkan buah menyediakan berbagai vitamin dan antioksidan, tetapi juga mengandung gula alami atau fruktosa.


“Idealnya, dikonsumsi dengan porsi dua pertiga dari sayuran dan satu pertiga dari buah-buahan,” ujar dr Yaze.


Diet Sehat Bukan Berarti Makan Satu Jenis Makanan


Penurunan berat badan yang sehat tidak hanya ditentukan oleh satu jenis makanan. Dada ayam memang bisa menjadi sumber protein yang baik, tetapi tubuh tetap membutuhkan karbohidrat, lemak sehat, serat, vitamin, mineral, serta protein dari berbagai sumber.


Karena itu, menu diet sebaiknya dibuat beragam dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing orang. Mengatur porsi, memilih bahan makanan yang bergizi, serta menjaga pola makan secara konsisten jauh lebih penting daripada hanya mengandalkan satu makanan tertentu.


Dengan mengombinasikan protein, sayuran, buah, dan sumber makanan lainnya secara seimbang, program penurunan berat badan dapat tetap memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.(Rhz2797)