-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Baru 13 Tahun, Kim Ju Ae Disebut Mulai Dipersiapkan Jadi Penerus Kim Jong Un

September 02, 2026 Last Updated 2026-09-02T08:17:28Z


 Putri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Ju Ae, disebut mulai mendapatkan posisi yang semakin penting dalam persiapan suksesi kepemimpinan negara tersebut.


Kim Ju Ae yang diperkirakan masih berusia sekitar 13 tahun itu dinilai telah memasuki tahap baru dalam proses pengenalan dirinya kepada publik Korea Utara. Penilaian tersebut disampaikan oleh National Intelligence Service (NIS) Korea Selatan dalam rapat bersama Komite Intelijen Majelis Nasional pada Selasa (1/9/2026).


Meski tidak ada pengumuman resmi dari pemerintah Korea Utara mengenai penetapan Kim Ju Ae sebagai penerus, NIS melihat pola kemunculannya di media pemerintah sebagai salah satu indikator penting.


Kemunculan di Media Jadi Sorotan


Anggota Komite Intelijen dari Partai Demokrat Korea, Yoon Kun-young, mengatakan NIS memperhatikan meningkatnya frekuensi Kim Ju Ae tampil dalam berbagai pemberitaan media resmi Korea Utara.


Menurut penilaian NIS, kemunculan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun citra Kim Ju Ae di hadapan masyarakat sebagai sosok yang dipersiapkan untuk memimpin negara di masa mendatang.


"Frekuensi kemunculannya di media menunjukkan bahwa dia secara efektif telah ditetapkan sebagai penerus," ujar Yoon kepada media setelah rapat.


Penilaian tersebut memperkuat spekulasi yang selama beberapa tahun terakhir berkembang mengenai masa depan Kim Ju Ae dalam struktur kekuasaan Korea Utara.


Kim Ju Ae Makin Sering Dampingi Kim Jong Un


Kim Ju Ae mulai mendapat perhatian internasional setelah beberapa kali tampil mendampingi ayahnya dalam agenda penting pemerintahan Korea Utara.


Dalam beberapa tahun terakhir, frekuensi kemunculannya semakin meningkat. Ia terlihat dalam sejumlah acara kenegaraan hingga kegiatan yang berkaitan dengan militer dan program pertahanan Korea Utara.


Cara media pemerintah menampilkan Kim Ju Ae juga menjadi perhatian. Dalam sejumlah kesempatan, ia ditempatkan di dekat Kim Jong Un ketika menghadiri agenda yang dianggap penting.


Kondisi tersebut membuat kemunculannya tidak lagi dipandang sekadar sebagai kehadiran anggota keluarga pemimpin Korea Utara.


Bukan Berarti Kim Jong Un Segera Digantikan


Meski NIS menilai Kim Ju Ae telah diposisikan sebagai calon penerus, hal tersebut tidak berarti pergantian kepemimpinan Korea Utara akan berlangsung dalam waktu dekat.


Kim Jong Un masih menjadi pemimpin Korea Utara dan belum ada informasi resmi mengenai rencana atau waktu pergantian kekuasaan.


Penilaian badan intelijen Korea Selatan tersebut lebih mengarah pada proses persiapan jangka panjang. Kemunculan Kim Ju Ae secara berulang di hadapan publik dinilai dapat menjadi cara untuk memperkenalkan dirinya kepada masyarakat Korea Utara secara bertahap.


Suksesi Kim Ju Ae Mulai Terlihat Lebih Serius


Sebelumnya, kemunculan Kim Ju Ae di berbagai agenda kenegaraan memang telah memunculkan banyak spekulasi mengenai perannya dalam keluarga penguasa Korea Utara.


Namun, penilaian terbaru NIS memberikan gambaran yang lebih tegas. Intensitas penampilannya di media pemerintah kini dianggap sebagai salah satu sinyal bahwa Kim Ju Ae sedang dipersiapkan untuk memiliki peran lebih besar di masa depan.


Meski demikian, statusnya sebagai calon penerus tetap perlu dilihat sebagai sebuah penilaian intelijen, bukan pengumuman resmi mengenai suksesi dari pemerintah Korea Utara.(Rhz2797)