-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Makanan Program MBG Terkontaminasi Bakteri, SPPG Pakisrejo Dihentikan Sementara

September 08, 2026 Last Updated 2026-09-08T07:01:28Z



Bataranews– Hasil uji laboratorium sampel makanan penyebab keracunan massal dari SPPG Pakisrejo dinyatakan positif mengandung kontaminasi bakteri yang dapat menimbulkan gangguan pencernaan, sehingga tim pengawas Program Makan Bergizi Gratis segera memperketat pengawasan dan evaluasi layanan.


Hasil Lab Konfirmasi Kontaminasi Bakteri


Anggota Satgas MBG menyebut temuan positif bakteri tercatat pada sejumlah sampel makanan yang diamankan untuk pengujian. Bakteri tersebut diketahui menjadi penyebab gangguan pencernaan yang dialami para penerima manfaat. Keberadaan bakteri dapat dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari proses pengolahan, distribusi, hingga tahap penyajian makanan, meskipun jenis bakteri secara spesifik belum dirinci.


Langkah Pengawasan dan Evaluasi Dilakukan


Satgas MBG bersama tim Inspeksi Kesehatan Lingkungan telah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap operasional dapur SPPG Pakisrejo. Tujuannya untuk mengidentifikasi sumber masalah dan memperkuat standar keamanan pangan agar kejadian serupa tidak terulang. Hasil inspeksi dijadikan dasar menyusun rekomendasi perbaikan menyeluruh.


Data Kejadian Sebelumnya


Sebelumnya tercatat 66 penerima manfaat  meliputi pelajar, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui mengalami gangguan pencernaan setelah mengonsumsi makanan dari SPPG Pakisrejo pada akhir Juli 2026. Menindaklanjuti kasus tersebut, sampel makanan segera dikirim untuk pengujian laboratorium dan operasional SPPG dihentikan sementara oleh Badan Gizi Nasional.


Pengawasan Berkala dan Inspeksi Mendadak


Ke depannya pihak berwenang akan mempercepat pelaksanaan pemantauan dan evaluasi secara berkala, termasuk inspeksi mendadak ke SPPG. Pengelola juga ditegaskan agar segera melaporkan setiap indikasi keluhan atau masalah yang muncul agar dapat ditangani lebih cepat.


Kesimpulan


Pemerintah menegaskan pengawasan keamanan pangan dalam Program MBG akan terus diperkuat guna menjamin manfaat program gizi tersalurkan sesuai standar kesehatan dan keselamatan yang ditetapkan, serta mencegah terulangnya kembali kejadian serupa di masa mendatang.