Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memiliki sejumlah pilihan pemain lokal yang bisa dipertimbangkan untuk memperkuat skuad Garuda pada FIFA Matchday November 2026. Setidaknya ada empat pemain Super League 2026-2027 yang menunjukkan performa menjanjikan bersama klub masing-masing.
Agenda FIFA Matchday November menjadi kesempatan penting bagi Herdman untuk mematangkan kekuatan Timnas Indonesia menjelang Piala Asia 2027 di Arab Saudi.
Skuad Garuda dijadwalkan menjalani pertandingan tandang melawan Yordania pada 13 November 2026 di Amman International Stadium. Selain laga tersebut, Indonesia juga direncanakan memainkan pertandingan lainnya pada periode FIFA Matchday November.
Persiapan tim menghadapi agenda internasional ini berpotensi menghadapi tantangan di lini depan. Penyerang Fortuna Sittard, Ole Romeny, dikabarkan mengalami cedera sehingga berpeluang absen.
Di sisi lain, kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, sudah kembali masuk dalam daftar skuad Sassuolo setelah sebelumnya mengalami cedera pada September 2026. Meski belum dimainkan, kehadirannya menjadi perkembangan positif bagi lini pertahanan Indonesia.
Selain mengandalkan pemain yang berkarier di luar negeri, Herdman juga bisa mempertimbangkan sejumlah talenta dari kompetisi domestik. Berikut empat pemain Super League 2026-2027 yang layak masuk radar pelatih Timnas Indonesia.
4. Alfharezzi Buffon (Dewa United)
<text weight="medium">Posisi: Bek kanan dan bek tengah</text>
Nama Alfharezzi Buffon berpotensi menjadi salah satu opsi menarik bagi John Herdman untuk memperkuat sektor pertahanan Timnas Indonesia.
Pemain muda Dewa United tersebut memiliki pengalaman membela Timnas Indonesia di kelompok umur. Pada musim 2026-2027, ia sudah mencatatkan tujuh penampilan bersama Dewa United, meskipun lima di antaranya dimulai dari bangku cadangan.
Keunggulan Alfharezzi terletak pada kemampuannya bermain di lebih dari satu posisi. Selain sebagai bek kanan, pemain berusia 20 tahun itu juga mampu menjalankan peran sebagai bek tengah.
Fleksibilitas tersebut bisa memberikan keuntungan bagi Herdman ketika membutuhkan pemain yang dapat mengisi beberapa posisi di lini belakang.
Dari sisi pertahanan, Alfharezzi juga menunjukkan kemampuan duel yang cukup baik. Berdasarkan data Footy Stats dalam materi statistik yang dirujuk, ia memenangi 24 dari 40 perebutan bola, dengan rata-rata 5,58 kemenangan duel per 90 menit.
Dengan usia yang masih muda dan pengalaman di level internasional kelompok umur, Alfharezzi berpotensi menjadi salah satu pemain yang bisa dikembangkan untuk kebutuhan jangka panjang Timnas Indonesia.
3. Zanadin Fariz (Persik Kediri)
<text weight="medium">Posisi: Gelandang tengah</text>
Nama berikutnya adalah Zanadin Fariz yang tampil bersama Persik Kediri. Gelandang berusia 22 tahun ini bisa menjadi alternatif untuk menambah kedalaman lini tengah Timnas Indonesia.
Sejauh musim 2026-2027 berjalan, Zanadin telah mencatatkan delapan penampilan bersama Persik Kediri. Ia menunjukkan kontribusi dalam menjaga keseimbangan permainan, terutama ketika tim harus menghadapi tekanan dari pemain lawan.
Berdasarkan statistik Footy Stats, Zanadin berhasil memenangi 55 duel dari total 94 percobaan. Catatan tersebut setara dengan rata-rata 7,11 kemenangan duel per 90 menit.
Kemampuannya tidak hanya terlihat ketika melakukan perebutan bola. Zanadin juga cukup aktif membantu distribusi permainan dari lini tengah.
Ia telah membukukan 335 umpan sukses dari 396 percobaan. Jika dihitung berdasarkan rata-rata per 90 menit, Zanadin mencatatkan sekitar 43,32 umpan sukses.
Selain itu, ia memiliki rata-rata 0,65 key passes dan 1,03 crossing per 90 menit. Kontribusinya juga terlihat dari satu gol yang telah dicetak bersama Persik Kediri musim ini.
Statistik tersebut membuat Zanadin berpotensi menjadi opsi tambahan bagi Herdman, terutama untuk memperkuat persaingan di sektor gelandang tengah.
2. Muhammad Ilham Syah (Madura United)
<text weight="medium">Posisi: Gelandang bertahan</text>
Muhammad Ilham Syah menjadi nama lain yang patut diperhitungkan dari kompetisi Super League 2026-2027.
Pemain berusia 27 tahun tersebut memperkuat Madura United dan memiliki karakter permainan yang cocok untuk mengisi peran gelandang bertahan.
Sepanjang musim ini, Ilham sudah tampil dalam delapan pertandingan bersama Madura United. Ia juga mencatatkan satu assist dan satu kartu kuning.
Salah satu keunggulannya adalah kemampuan membaca permainan lawan. Berdasarkan data Footy Stats, Ilham telah membukukan 18 interception atau rata-rata sekitar 2,36 kali per 90 menit.
Dalam situasi duel, ia juga berhasil memenangi 34 dari 78 percobaan. Catatan tersebut menunjukkan kontribusinya dalam membantu lini pertahanan tim.
Tidak hanya bertugas memutus serangan lawan, Ilham juga mampu membantu membangun serangan melalui distribusi bola.
Ia mencatatkan 240 umpan sukses dari 271 percobaan dengan tingkat akurasi mencapai 88,56 persen. Rata-rata umpan suksesnya mencapai 31,53 kali per 90 menit.
Pengalaman dan kematangan usia menjadi nilai tambah bagi Ilham. Jika membutuhkan gelandang bertahan dengan kemampuan menjaga keseimbangan permainan, John Herdman bisa mempertimbangkan namanya.
1. Irfan Jaya (Bali United)
<text weight="medium">Posisi: Penyerang sayap kanan dan kiri</text>
Nama Irfan Jaya menjadi salah satu kandidat paling menarik untuk diperhatikan John Herdman menjelang FIFA Matchday November 2026.
Winger Bali United tersebut tampil produktif bersama klubnya dan sementara menjadi salah satu pemain lokal paling tajam di Super League 2026-2027.
Hingga delapan pertandingan, Irfan telah mengoleksi empat gol dan tiga assist. Catatan tersebut memperlihatkan kontribusinya bukan hanya dalam mencetak gol, tetapi juga menciptakan peluang bagi rekan setim.
Produktivitas Irfan menjadi semakin menarik di tengah kemungkinan absennya Ole Romeny akibat cedera.
Pemain Bali United itu memiliki kemampuan bermain di kedua sisi sayap. Ia bisa ditempatkan sebagai penyerang sayap kiri maupun kanan, sehingga memberikan beberapa alternatif taktik bagi Herdman.
Pengalaman Irfan bersama Timnas Indonesia juga menjadi modal penting. Ia bukan pemain yang benar-benar baru dalam lingkungan sepak bola internasional.
Dengan torehan empat gol dan tiga assist dalam delapan pertandingan, Irfan memiliki alasan kuat untuk masuk dalam radar pemanggilan skuad Garuda.
Empat Pemain Lokal Berpeluang Bersaing Masuk Skuad Garuda
Performa Alfharezzi Buffon, Zanadin Fariz, Muhammad Ilham Syah, dan Irfan Jaya memperlihatkan bahwa kompetisi domestik memiliki sejumlah pemain yang bisa menjadi alternatif bagi Timnas Indonesia.
Keempatnya menawarkan karakter berbeda. Alfharezzi memiliki fleksibilitas di lini belakang, Zanadin dapat membantu keseimbangan lini tengah, sedangkan Ilham menawarkan kemampuan bertahan dan distribusi bola.
Sementara itu, Irfan Jaya menjadi pilihan menarik di sektor penyerangan berkat produktivitas gol dan assist bersama Bali United.
Meski demikian, peluang mereka masuk skuad Timnas Indonesia tetap bergantung pada penilaian John Herdman, kebutuhan taktik, kondisi kebugaran, serta persaingan dengan pemain lainnya.
FIFA Matchday November 2026 bisa menjadi kesempatan bagi sejumlah pemain lokal untuk membuktikan kualitasnya dan membuka jalan menuju persaingan di level internasional.(Rhz2797)


