Menteri
Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi membantah adiknya,
Chandra Arie Setiawan terkait ke dalam kasus dugaan korupsi proyek BTS 4G BAKTI
Kominfo.
Budi menilai
kemunculan nama adiknya dalam pusaran dugaan korupsi yang melibatkan eks
Menkominfo Johnny G Plate dkk itu tak berdasar. Dia pun menyatakan dugaan
keterlibatan adiknya itu sebagai sebuah tudingan spekulasi.
"Oh
enggak, enggak ada. Itu cuman spekulasi-spekulasi aja," kata Budi saat
ditemui wartawan di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (24/7).
Kedatangan Budi
ke Kejagung saat itu untuk membahas kelanjutan proyek BTS 4G bersama Jaksa
Agung dan jajarannya.
"Pokoknya
[program proyek] BTS kita jalan terus," kata Budi.
Senada dengan
penegasan Budi, Jaksa Agung ST Burhanuddin pun mendorong percepatan pelaksanaan
proyek tersebut.
Sebagai salah
satu upaya percepatan, Burhanuddin mendorong agar Kemenkominfo membentuk satuan
tugas sebagai upaya mempercepat pelaksanaan proyek itu.
"Menyarankan
agar dibentuk tim kecil untuk asistensi percepatan audit, kontrak, pelelangan
dan pelaksanaannya sambil menunggu tim yang akan dibentuk oleh Presiden, yang
nantinya bisa dijadikan rujukan atau masukan oleh Satgas Percepatan Ekosistem
Digital," kata Burhanuddin dalam keterangan tertulis, Senin (24/7).
Sebelumnya
diberitakan Tempo, nama Chandra Arie itu muncul dalam pusaran dugaan korupsi
BTS 4G Bakti Kominfo. Sosok Chandra muncul setelah salah satu terdakwa yakni
Irwan Hermawan menyebut nama adik dari Budi Arie itu.
Dalam sidang
pemeriksaan, Irwan mengatakan Chandra yang sempat menjadi Direktur Utama PT
Sarana Global Indonesia (SGI) disebut-sebut turut menyumbang uang sejumlah Rp
28 miliar agar kasus dugaan korupsi ini tak diusut Kejaksaan Agung.[SB]

