-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Ketegangan Memanas! Korea Utara Tiba-tiba Luncurkan 10 Rudal Saat AS dan Korsel Gelar Latihan Militer

Maret 15, 2026 Last Updated 2026-03-15T00:06:15Z


Ketegangan di kawasan Asia Timur kembali meningkat setelah Korea Utara dilaporkan menembakkan sekitar 10 rudal balistik ke arah Laut Jepang. Peluncuran ini terjadi di tengah latihan militer gabungan antara Korea Selatan dan Amerika Serikat.


Informasi mengenai aktivitas militer tersebut dilaporkan oleh otoritas Seoul dan Tokyo pada Sabtu (14/3/2026). Hingga saat ini, pemerintah di Pyongyang belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait peluncuran rudal tersebut.


Rudal Diluncurkan dari Wilayah Sunan


Menurut laporan dari militer Korea Selatan, proyektil tersebut diluncurkan dari wilayah Sunan sekitar pukul 13.20 waktu setempat. Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mendeteksi sekitar 10 rudal balistik tak teridentifikasi yang diarahkan menuju Laut Timur atau Laut Jepang.


Kementerian Pertahanan Jepang juga mengonfirmasi peluncuran tersebut melalui pernyataan di media sosial. Dalam keterangannya, Tokyo menyebut bahwa objek yang diduga rudal balistik dari Korea Utara itu akhirnya jatuh di laut.


Diduga Terkait Latihan Militer Freedom Shield


Peluncuran rudal ini terjadi hanya beberapa hari setelah Korea Utara mengeluarkan peringatan keras terhadap latihan militer tahunan yang digelar oleh Korea Selatan dan Amerika Serikat.


Latihan militer gabungan bertajuk Freedom Shield dimulai pada 9 Maret dan melibatkan sekitar 18.000 tentara Korea Selatan. Latihan tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 19 Maret 2026.


Sejak lama, Korea Utara menilai latihan militer gabungan seperti itu sebagai simulasi invasi terhadap wilayahnya.


Hubungan Antar Korea Makin Memburuk


Situasi ini juga terjadi di tengah memburuknya hubungan antara Pyongyang dan Seoul. Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, sebelumnya menyatakan bahwa negaranya tidak lagi menganggap Korea Selatan sebagai mitra satu bangsa.


Ia bahkan menegaskan bahwa Korea Selatan kini dipandang sebagai entitas yang paling bermusuhan terhadap negaranya.


Sementara itu, adik sekaligus sekutu politik Kim Jong Un, Kim Yo Jong, memperingatkan bahwa latihan militer gabungan AS dan Korea Selatan dapat memicu “konsekuensi yang sangat mengerikan”.


Peluncuran rudal terbaru ini kembali memicu kekhawatiran internasional terkait stabilitas keamanan di kawasan Asia Timur, terutama di tengah meningkatnya aktivitas militer di Semenanjung Korea.

×